TARAKAN – Suasana kebersamaan terasa dalam musyawarah persiapan Takbir Keliling Gabungan Juata Permai dan Juata Krikil yang digelar di Masjid Nurul Falah, Kelurahan Juata Permai, pada Ahad (08/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Tarakan Utara Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H, yang membersamai para Ketua RT se-Kelurahan Juata Permai, Ketua Takmir Masjid, ketua paguyuban, serta tokoh masyarakat.
Musyawarah ini digelar sebagai langkah awal untuk mempersiapkan pelaksanaan takbir keliling yang direncanakan berlangsung pada 20 Maret 2026 mendatang, bertepatan dengan malam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat sepakat bahwa kegiatan takbir keliling akan melibatkan berbagai unsur warga, mulai dari seluruh RT di Kelurahan Juata Permai dan Juata Krikil, paguyuban masyarakat, hingga sejumlah organisasi kemasyarakatan di wilayah tersebut.
Selain itu, rapat juga menyepakati pembentukan panitia pelaksana yang akan mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan, seperti pengamanan, konsumsi, perlengkapan, hingga pengaturan teknis pelaksanaan agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Dalam rencana pelaksanaannya, setiap RT direncanakan turut berpartisipasi dengan menghadirkan satu unit mobil yang akan dihias sebagai kendaraan peserta takbir keliling. Kendaraan tersebut nantinya akan diiringi lantunan takbir sebagai bentuk syiar Islam sekaligus wujud kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.
Panitia juga menetapkan bahwa pendaftaran kendaraan peserta akan ditutup pada H-3 sebelum pelaksanaan kegiatan guna memudahkan pengaturan rute perjalanan, keamanan, serta kelancaran jalannya kegiatan.
Sementara itu, terkait penggunaan kendaraan roda dua, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Camat Tarakan Utara menegaskan bahwa pengendara sepeda motor yang mengikuti kegiatan diharapkan merupakan orang dewasa.
Dalam arahannya, Sisca Maya Crenata mengapresiasi semangat kebersamaan warga dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan takbir keliling dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa malam takbiran tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi, sehingga masyarakat diharapkan dapat menjaga suasana tetap kondusif serta menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.
“Takbir keliling adalah tradisi yang penuh makna dalam menyambut hari kemenangan. Namun kita juga harus menjaga ketertiban, keselamatan, serta menghormati umat beragama lain yang sedang menjalankan ibadahnya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan masyarakat di wilayah Tarakan Utara, khususnya Juata Permai dan Juata Krikil, semakin kuat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. (*)










Discussion about this post