TARAKAN – Jasa pelayaran khususnya pengguna atau penumpang trasportasi laut seperti speedboat di Kalimantan Utara ditargetkan di tahun 206 melakukan pelayanan pembayaran secara digital atau QRIS.
“Ini adalah salah satu target kita bersama dengan Pemerintah Provinsi, pemerintah Kabupaten Kota, untuk menghadirkan alternatif pembayaran secara digital, di Kaltara telah dilaksanakan dan telah dilakukan peluncuran di pelabuhan Tengkayu Satu, pada 11 Desember 2025 lalu. dan telah dilaksanaakan oleh delapan agen speed boat, itu harus kita pertahankan bahwa alternatif sistem pembayaran secara digital, selainpembayaran secara tunai”, ujar Target Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, kepada awak media, membahas perkembangan sistem pembayaran dan stabilitas keuangan daerah., Jumat (30/01/2026).
Setelah Pelabuhan Tengkayu Satu Tarakan yang diluncurkan bersama Pemerintah Provinsi, Bank Indonesia melalui Perwakilan BI Provinsi Kaltara juga akan melakukan di Pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kabupaten.
“Jadi digitalisasi pelabuhan ada yang sudah, ada yang belum, untuk diketahui teman-teman semua, kita itu kan punya, ada lima pelabuhan. Selain Pelabuhan Tengkayu Satu ada Pelabuhan Liem Hie Djung di Kabupaten Nunukan Yang juga dikelola Dinas Perhubungan Provinsi dan telah juga melaksanakaan pembayaran dengan QRIS, sementara yang belum pelabuhan speedboat di Kabupaten Malinau yang dikelola Dinas Perhubungan Malinau . Pelabuhan Keramat di dinas perhubungan KTT. Dan Pelabuhan Kayan 2 di Kabupaten Bulungan, dibawah otoritas dinas perhubungan Kabupaten Bulungan. Dan kita mengharapkan di 2026 ini semuanya akan tersedia pembayaran melalui QRIS”, harapnya.
Untuk mencapai target tersebut, BI Kaltara akan memperkuat sosialisasi melalui pemasangan alat informasi dan spanduk di titik-titik strategis pelabuhan.
Hasiando juga menegaskan, digilatisasi pembayaran tiket atau karcir speedboat bukan berarti menghapus pembayaran tunai.
“Meski begitu, pembayaran tunai tetap berlaku. Digitalisasi ini dihadirkan untuk memberi pilihan pembayaran yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat”, pungkasnya. (*)












Discussion about this post