TARAKAN – Pesantren Tahfiz Darul Quran Kota Tarakan menjadi magnet spiritual masyarakat pada Senin (2/3/2026) dengan digelarnya Tabligh Ramadan 1447 Hijriah yang menghadirkan dai nasional, Hanan Attaki. Sekitar 2.000 jemaah memadati kawasan pesantren untuk mengikuti kajian yang berlangsung penuh khidmat.
Sejak sore hari, lingkungan Darul Quran telah dipenuhi santri dan masyarakat umum. Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan publik terhadap pesantren sebagai pusat pembinaan Al-Qur’an sekaligus ruang dakwah terbuka bagi masyarakat Tarakan.
Kehadiran Ustadz Hanan Attaki menjadi momen istimewa bagi Darul Quran. Dengan gaya penyampaian yang khas dan dekat dengan anak muda, ia membawakan tausiah bertema perubahan orientasi hidup di bulan Ramadan.
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya mengalihkan fokus dari mencari pengakuan manusia menuju mencari ridha Allah SWT. Ramadan, menurutnya, adalah waktu terbaik untuk memperbaiki niat, memperdalam ibadah, dan memperkuat hubungan spiritual.
“Kalau kita ingin perhatian manusia, kita harus terlihat. Tapi kalau ingin perhatian Allah, cukup dengan hati yang tulus dan ibadah yang sungguh-sungguh,” ujarnya di hadapan ribuan jemaah.
Muhammad Ilham, S.Pd, selaku pengurus Pesantren Tahfiz Darul Quran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pesantren untuk menghadirkan dakwah yang relevan dan membangun karakter generasi muda. Selain fokus pada pendidikan tahfiz, Darul Quran juga aktif menggelar kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas.

“Tabligh Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat posisi Darul Quran sebagai pusat syiar Islam di Kota Tarakan. Dengan dukungan masyarakat yang besar, pesantren tersebut terus berupaya menghadirkan program-program pembinaan spiritual yang berdampak luas”, ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Darul Quran Tarakan kembali menegaskan perannya dalam membentuk generasi Qurani sekaligus menjadi ruang bertumbuhnya kesadaran religius di tengah dinamika kehidupan modern.












Discussion about this post