TARAKAN – Langit sore di Tarakan terasa berbeda, Senin (2/3/2026). Ribuan warga berbondong-bondong menghadiri kegiatan Ramadhan SIAP QRIS yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara. Sekitar 4.000 jamaah memadati lokasi acara untuk mengikuti kajian dan buka puasa bersama Ustadz Hanan Attaki.
Wajah-wajah penuh harap tampak sejak pintu masuk dibuka. Anak muda duduk bersila berdampingan dengan orang tua, sebagian membawa keluarga, menanti waktu berbuka sekaligus siraman rohani yang menyejukkan. Tema “Hati yang Tenang di Zaman yang Bising” seakan menjawab keresahan banyak orang di tengah dinamika kehidupan modern.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando G. Manik, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang membangun kepedulian sosial dan memperkuat pemahaman ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Tiket habis hanya dalam hitungan hari. Panitia bahkan harus membatasi jumlah peserta demi menjaga kenyamanan. Bank Indonesia pun menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat serta permohonan maaf kepada warga yang belum mendapatkan kesempatan hadir.
Dalam tausiyahnya, Hanan Attaki mengajak jamaah untuk melambat sejenak dari hiruk-pikuk dunia. Ia menekankan pentingnya menjaga hati, memperbaiki hubungan dengan Allah, serta mempererat silaturahmi. Suasana hening menyelimuti arena ketika pesan-pesan reflektif disampaikan, diselingi senyum dan anggukan para jamaah yang larut dalam makna.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pelindungan konsumen, pemanfaatan QRIS, dan kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Jamaah diajak berpartisipasi dalam transaksi non-tunai, termasuk penyaluran infak dan wakaf melalui QRIS yang selanjutnya disalurkan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional untuk mendukung program sosial dan wakaf produktif.
Ramadhan SIAP QRIS membuktikan bahwa semangat spiritual dapat berjalan seiring dengan kemajuan digital. Di tengah kebisingan zaman, ribuan warga Tarakan menemukan ruang teduh—tempat hati ditenangkan, kebersamaan dikuatkan, dan kepedulian sosial ditumbuhkan.












Discussion about this post