BALIKPAPAN – Ketua Umum Lembaga Adat Dayak Kenyah Kalimantan Utara (LADK-KU), Ingkong Ala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Selasa (17/3/2026). Kunjungan ini turut diikuti tokoh LADKKU dan pengurus Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kaltara.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Ingkong Ala, yang juga menjabat Wakil Gubernur Kaltara, menyampaikan sejumlah usulan agar pembangunan IKN berjalan selaras dengan pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat adat.
“Sebagai daerah penyangga ibu kota baru, Kaltara harus memiliki ruang strategis dalam pembangunan. Budaya dan kepentingan masyarakat adat harus tetap dihormati dan terintegrasi,” ujarnya.
Ingkong mengusulkan integrasi budaya Dayak Kenyah dalam pembangunan IKN, pengakuan kegiatan adat, serta pemberdayaan ekonomi melalui UMKM dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat Kaltara. Tujuannya, agar generasi muda Dayak Kenyah dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan dan tetap menjaga identitas budaya mereka.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang menyambut baik aspirasi masyarakat adat. Basuki menegaskan bahwa Otorita IKN berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat adat dan mengakomodasi usulan melalui lembaga adat setempat.
“Meski IKN berada di Kalimantan Timur secara administratif, wilayah penyangga seperti Kaltara memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ibu kota baru,” kata Basuki.
Audiensi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Dayak Kaltara untuk menegaskan peran mereka dalam pembangunan IKN, sekaligus memastikan nilai budaya tetap dijaga dan peluang pemberdayaan masyarakat dapat diwujudkan. (*)












Discussion about this post