NUNUKAN – Kapolda Kalimantan Utara, Djati Wiyoto Abadhy, meninjau langsung kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu dalam rangka pengamanan arus mudik Idul Fitri melalui Operasi Ketupat 2026 di wilayah Nunukan dan Pulau Sebatik, Sabtu (14/03/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara, Ny. Sari Djati, sejumlah pejabat utama di lingkungan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pemerintah daerah setempat.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel di lapangan dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran. Selain mengecek kesiapan operasional posko, Kapolda juga memantau kondisi kesehatan para personel yang bertugas di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Djati memberikan motivasi kepada para petugas agar tetap semangat menjalankan tugas negara, meskipun harus bertugas di tengah suasana bulan suci Ramadan.
“Petugas di lapangan merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu kesiapan personel harus benar-benar diperhatikan, baik dari sisi operasional maupun kondisi kesehatan mereka,” ujarnya.
Titik pengecekan Kapolda mencakup sejumlah lokasi strategis, mulai dari pos pengamanan di kawasan pelabuhan yang menjadi pintu masuk pemudik, pos pelayanan di pusat keramaian masyarakat seperti alun-alun, hingga pos TNI di wilayah-wilayah kecil sebagai bentuk penguatan sinergitas antarinstansi.
Kapolda juga menegaskan komitmen Polri untuk menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Menurutnya, tagline tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi wujud dedikasi Polri bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menjamin keamanan, kenyamanan, serta ketertiban masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Melalui pengecekan langsung ini, diharapkan seluruh personel yang bertugas dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan demikian, perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kalimantan Utara, khususnya di Kabupaten Nunukan dan Pulau Sebatik, dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.












Discussion about this post