NUNUKAN – Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Masjid At Taubah, Lapas Kelas IIB Nunukan, saat warga binaan Kamar Santri mengikuti Lomba Cerdas Cermat pada 9–10 Februari 2026. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari pembinaan kepribadian menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H.
Acara dibuka secara resmi oleh Kasubsi Registrasi, mewakili Kasi Binadik Lapas Nunukan, yang menyampaikan arahan sekaligus apresiasi dari Kalapas Nunukan, Puang Dirham. Ia menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian dari proses pembinaan yang menekankan nilai spiritual dan intelektual.
“Tujuan kami adalah agar warga binaan tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia juga mengajak peserta menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi dan perbaikan diri, baik secara moral maupun spiritual.
Lomba berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para peserta bersaing dengan semangat sehat, menjawab pertanyaan dengan serius, namun tetap menjaga kebersamaan dan sportivitas. Tawa dan sorak-sorai sesekali terdengar di masjid, menandai semangat belajar yang tumbuh di antara mereka.
Di akhir lomba, pemenang diberikan hadiah secara simbolis oleh perwakilan lapas, disertai motivasi agar prestasi ini menjadi inspirasi bagi peserta lain. “Kami berharap semangat belajar dan ibadah ini terus tumbuh, sehingga pembinaan di lapas membawa perubahan positif bagi setiap warga binaan,” kata perwakilan lapas.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas Nunukan tidak hanya soal disiplin dan aturan, tetapi juga menanamkan nilai spiritual, memperkuat iman, dan menumbuhkan karakter positif menjelang bulan penuh berkah. (*)











Discussion about this post