TANJUNG SELOR – Kehangatan Ramadan terasa kental saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur yang baru, Minggu (8/3). Kegiatan ini menjadi safari Ramadan perdana yang dilaksanakan di pendopo tersebut.
Masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Kaltara tampak hadir dan berbaur dalam suasana penuh kekeluargaan. Momentum ini menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadan.
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa pendopo rumah jabatan yang baru dibangun bukan hanya sebagai fasilitas pemerintahan, tetapi juga sebagai tempat yang terbuka bagi masyarakat.
Menurutnya, pendopo tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi yang mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan warga Kalimantan Utara.
“Pendopo ini bukan sekadar rumah jabatan gubernur, tetapi juga rumah rakyat. Siapa pun boleh datang dan memanfaatkannya sebagai tempat bersilaturahmi,” ujar Zainal.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan diawali dengan tausiyah agama dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Kebersamaan tersebut ditutup dengan pelaksanaan salat maghrib berjemaah di area pendopo.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan definitif Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan. Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya mendorong transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Untuk Kabupaten Bulungan, realisasi DBH tahun 2025 tercatat sebesar Rp95,18 miliar. Sementara alokasi sementara tahun 2026 mencapai Rp110,42 miliar. Selain itu terdapat penyaluran kurang salur periode 2023 hingga 2025 sebesar Rp67,79 miliar.
Gubernur berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan infrastruktur serta pelayanan publik bagi masyarakat.
Selain itu, pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus masjid, pesantren, tenaga kerja, serta petugas kebersihan di Kabupaten Bulungan. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, pakaian muslim, sarung, Al-Qur’an, serta paket sembako.
Menutup kegiatan, Gubernur mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan selama bulan Ramadan.
“Semoga Ramadan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama membangun Kalimantan Utara yang lebih baik,” tutupnya. (**)










Discussion about this post