TARAKAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, dibawah naungan Yayasan Cipta Generasi Berkualitas, selaku mitra Badan Gizi Nasional (BGN), terus berkomitmen menjalankan pelayanan pemenuhan gizi anak bangsa sebaik-baiknya sesuai standar yang ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Yayasan Cipta Generasi Berkualitas, Agus Salim, Minggu (04/01/2025). Dan mengatakan kini mereka juga bersiap menjalan program Kembali di tanggal 8 Januari 2026.
“Kami dari penanggung jawab yayasan dalam hal ini juga selaku mitra Badan Gizi Nasional untuk mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Unit Kelurahan Juata Laut, siap menjalankan program Makan Bergizi gratis (MBG) di wilayah Juata laut yang jumlahnya mencapai 3.000 penerima manfaat, yang dimulai tanggal 8 Januari, tentunya dengan komitmen menjalani dengan sepenuh hati dan sesuai standar BGN”, ujar Agus Salim.

Untuk persiapan semua tenaga kerja mulai relawan hingga penanggung jawab di dapur SPPG yang telah berjalan empat bulan sejak September 2025, menurut Agus salim juga telah siap untuk bekerja. Yang jumlahnya sebanyak 50 orang di tahun 2026 ini.
“Dari Yayasan ada Relawan ada 47 orang, meliputi 1 orang Aslap, 7 orang persiapan, 8 orang pengolahan [ koki juru masak ], 12 orang pemorsian, 5 orang distribusi, 1 orang cleaning service, sedangkan tenaga SPPG dari BGN ada 3 orang meliputi Kepala SPPG, Akuntansi, dan Ahli Gizi. Mereka siap Kembali bekerja dengan semangat kebersamaan dan sepenuh hati”, tegasnya Kembali.
Didampingi kepala SPPG Juata Laut, Maulana Ibrahim, Agus Salim juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang telah mempercayakan Yayasan Cipta Generasi Berkualitas, sebagai pelayanan pemenuhan gizi anak bangsa dan kedepan juga mendukung program stunting di Indonesia , pemenuhan gizi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita melalui posyandu
“Saat ini memang kami melayani 3.000 penerima manfaat, dan Insyaallah akan melayani pemenuhan lagi gizi untuk kelompok rentan sebanyak 500 penerima manfaat, seperti ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita melalui posyandu, sebagai bentuk dukungan program penurunan angka stunting di Indonesia, khususnya di Kota Tarakan”, ungkapnya.
Pada kesempatan ini ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya terhadap Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto beserta Kepala Badan Gizi Nasional dan seluruh strap Badan Gizi Nasional yang dengan gigih berjuang untuk melaksanakan program makan bergizi gratis ini.
“Ini sungguh suatu program yang luar biasa menyentuh masyarakat dan sangat diterima masyarakat. Bahkan bahasa di masyarakat, mereka tidak ikhlas, tidak rela kehilangan program ini. Karena Itu kami ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah pusat. Juga lewat momen ini, saya juga selaku penanggung jawab Yayasan Cipta Generasi Berkualitas menyampaikan ucapan terima kasih juga yang setinggi-tingginya terhadap support pemerintah kota Tarakan . Dalam hal ini Bapak dr. Khairul, M. Kes, yang selalu memantau pelaksanaan program ini”, tuturnya.
Kembali ia menyampaikan lagi, bahwa dukungan pemerintah kota Tarakan sangat besar, Walikota Tarakan menurutnya selalu memantau walau via WA, memastikan program MBG berjalan baik.
“Pak Wali Kota datang ke dapur kami, dan juga hampir setiap minggu memantau kami via WA. Ini saya menganggap bahwa support yang luar biasa dari pemerintah kota. Bahkan beliau selalu menanyakan, apa kira-kira kendalanya, tolong disampaikan”, terangnya lagi.
Agus Salim berharap MBG ini terus berjalan sesuai harapan masyarakat penerima manfaat, yang tentunya ini sebagai dukungan bersama menciptakan generasi emas di tahun 2045, visi bangsa untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul, sehat, cerdas, berkarakter kuat, dan berdaya saing global. (*)












Discussion about this post