TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., berharap TVRI Kaltara terus memperkuat kontribusinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mempromosikan kekayaan budaya daerah.
Harapan tersebut mengemuka saat Achmad Djufrie menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 TVRI Kaltara melalui acara Symphony de Benuanta di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Senin (19/10/2026) malam.
Mengusung tema “Satu Harmoni, Ragam Kreasi”, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara seni, budaya, dan kreativitas masyarakat Kalimantan Utara.
Acara itu turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat.
Achmad Djufrie menilai, di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat, keberadaan lembaga penyiaran publik tetap memiliki arti penting. TVRI tidak hanya berfungsi menyampaikan berita, tetapi juga mempunyai tanggung jawab menghadirkan informasi edukatif serta memberikan ruang bagi potensi lokal.
“TVRI Kaltara diharapkan terus hadir sebagai sumber informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, potensi seni, budaya, dan kreativitas masyarakat daerah perlu mendapat ruang agar semakin dikenal luas,” ujarnya.
Menurutnya, Kalimantan Utara memiliki keberagaman budaya dan tradisi yang menjadi kekuatan sekaligus identitas daerah. Kekayaan tersebut perlu diperkenalkan secara berkelanjutan melalui berbagai saluran, termasuk media penyiaran.
Ia juga memandang kegiatan seperti Symphony de Benuanta sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi sarana mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Tema “Satu Harmoni, Ragam Kreasi” dinilai mencerminkan pentingnya menjaga kebersamaan sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitasnya.
“Keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat. Melalui kegiatan seni dan budaya, masyarakat dapat semakin mengenal kekayaan daerahnya sekaligus memperkuat rasa kebersamaan,” katanya.
Achmad Djufrie berharap, memasuki usia ke-5, TVRI Kaltara semakin meningkatkan kualitas siaran dan memperluas jangkauan informasi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk informasi mengenai pembangunan, pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan.
Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi TVRI Kaltara untuk melanjutkan perannya sebagai lembaga penyiaran publik yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai informasi serta memperkenalkan identitas Kalimantan Utara kepada khalayak yang lebih luas.










Discussion about this post