swaraborneo.co.id
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
swaraborneo.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Boccia Indonesia Panaskan Persaingan di Nagoya, Emas Asian Para Games Jadi Bidikan

by Admin
14/10/2026
in Nasional
Boccia Indonesia Panaskan Persaingan di Nagoya, Emas Asian Para Games Jadi Bidikan

(kiri ke kanan) Atlet boccia Indonesia Felix Ardi Yudha, Muhammad Bintang Satria Herlangga, dan Gischa Zayana, mengikuti latihan resmi Asian Para Games 2026 di Nagoya City General Gymnasium, Jepang, Rabu (14/10/2026). Cabang olahraga boccia menargetkan 1 emas. NPC INDONESIA/Dwi Prasetya.

NAGOYA – Tim Boccia Indonesia mulai memanaskan persaingan menjelang Asian Para Games 2026. Lima atlet andalan Merah Putih menjajal Nagoya City General Gymnasium, Rabu (14/10/2026), untuk mematangkan kesiapan menghadapi pertandingan yang dimulai Jumat (16/10/2026).

Muhamad Afrizal Syafa, Handayani, Felix Ardi Yuda, Muhammad Bintang Satria, dan Gischa Zayana menjalani sesi latihan selama 120 menit di arena yang akan menjadi tempat mereka berjuang membawa nama Indonesia.

Baca Juga

Target 10 Medali di Nagoya, Para Bulu Tangkis Indonesia Andalkan Ganda Campuran

Menyusuri Solo hingga Wonogiri, KA Batara Kresna Layani 254 Ribu Pelanggan

Borong Lima Penghargaan AHI 2026, PHI Andalkan Komunikasi Strategis untuk Jaga Keberlanjutan Migas

Latihan tersebut dimanfaatkan untuk mengulang materi yang telah dipersiapkan selama berada di Tanah Air. Setiap lemparan atlet mendapat koreksi langsung dari lima pelatih yang mendampingi mereka.

Selain mematangkan teknik, kesempatan menjajal venue juga dimanfaatkan untuk beradaptasi dengan lapangan pertandingan dan mengamati persiapan atlet dari negara pesaing.

Koordinator Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, mengatakan timnya datang dengan bekal hasil positif dari tiga kejuaraan sebelumnya. Dalam rangkaian uji coba tersebut, Indonesia berhasil menyapu bersih gelar juara umum.

Hasil itu menjadi modal kepercayaan diri bagi tim pelatih dan atlet untuk menghadapi persaingan di Nagoya.

“Targetnya masih sama satu emas seperti di Hangzhou (Asian Para Games 2022) kemarin. Mudah-mudahan dengan kami melihat persiapan selama try out selalu jadi juara umum, mudah-mudahan ini bisa mencapai target atau lebih dari yang diharapkan,” ujar Islah, Rabu (14/10/2026).

Nomor Tim Jadi Harapan Utama

Dari lima atlet yang dibawa ke Nagoya, Indonesia membagi kekuatan ke dalam dua kategori, yakni BC1 dan BC2.

Muhamad Afrizal Syafa dan Handayani akan bertanding di kategori BC1. Sementara Felix Ardi Yuda, Muhammad Bintang Satria, dan Gischa Zayana menjadi andalan pada kategori BC2.

Islah menjelaskan, nomor tim menjadi fokus utama dalam perburuan medali emas. Ia menilai kekuatan kolektif atlet Indonesia menjadi modal penting untuk menghadapi lawan-lawan dari negara Asia lainnya.

“Target emas kami di nomor tim, karena di tim kami memang kuat. Apalagi posisinya di Nagoya ini sistem pertandingannya masih sistem lama. Kalau seandainya sistemnya pakai sistem baru sudah yakinlah kami ambil,” katanya.

Meski nomor tim menjadi sasaran utama, Indonesia tetap membuka peluang dari pertandingan individu. Kategori BC1 putra dan putri dinilai memiliki kesempatan untuk menyumbangkan medali.

Afrizal dan Handayani diharapkan mampu memanfaatkan peluang tersebut. Namun, tim pelatih tetap memperhitungkan kekuatan pesaing, khususnya Thailand dan Hong Kong di kategori BC2.

“BC1 juga masih peluang. Putra-putri BC1 peluang banget, Afrizal sama Handayani. Kalau BC2 putra masih ada duo Thailand yang agak berat, dan BC2 putri ada wakil Hong Kong yang kemarin waktu terakhir try out kami kalah,” ungkap Islah.

Pemetaan kekuatan lawan menjadi bagian dari strategi untuk menentukan pendekatan pertandingan. Tim pelatih berharap seluruh atlet dapat mempertahankan performa terbaik sekaligus mengantisipasi tantangan dari para pesaing.

Handayani Siap Berjuang demi Podium

Optimisme juga datang dari Handayani. Atlet asal Banten tersebut mengaku siap menjalani pertandingan dan membidik podium terbaik pada Asian Para Games 2026.

Baginya, keberhasilan di arena tidak hanya ditentukan kemampuan menghadapi lawan. Pengendalian diri, ketenangan, dan konsentrasi juga menjadi faktor penting untuk menjaga akurasi setiap lemparan.

“Targetnya podium terbaik. Semoga emas, pokoknya podium dulu. Tantangan ada di diri sendiri. Harus bisa manajemen diri sendiri, yang penting ketenangan, fokus, dan strategi harus pas. Untuk lawan terberat sementara ini mungkin baru Singapura,” ujar Handayani.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persiapan mental menjadi perhatian selain latihan teknis. Handayani berharap dapat menjalankan strategi dengan baik dan memberikan kontribusi bagi Indonesia.

Di tengah persaingan yang ketat, ia berupaya menjaga fokus pada setiap pertandingan dan tidak membiarkan tekanan memengaruhi penampilannya.

Fokus Bertanding Tanpa Beban Berlebihan

Islah menegaskan, para atlet diminta menjalani pertandingan dengan fokus pada kemampuan masing-masing. Ia menyebut Asian Para Games 2026 tidak memengaruhi perebutan satu tempat di Paralimpiade Los Angeles 2028.

Karena itu, tim pelatih meminta para atlet berkonsentrasi pada latihan, menjalankan strategi, dan tampil maksimal demi Merah Putih.

“Kami tidak ada beban, dan kami juga targetkan pada anak-anak yang penting kamu latihan, main bagus karena demi bangsa dan negara,” tegasnya.

Setelah sesi latihan di venue, seluruh kontestan cabang olahraga boccia dijadwalkan mengikuti technical meeting pada Kamis (15/10/2026) siang. Pertemuan tersebut akan membahas sejumlah hal teknis, termasuk lawan yang akan dihadapi sejak hari pertama pertandingan.

Dengan modal hasil uji coba yang positif dan persiapan yang terus dimatangkan, Boccia Indonesia kini bersiap menghadapi tantangan sesungguhnya di Nagoya.

Target satu medali emas tetap menjadi sasaran utama. Namun, peluang dari nomor individu juga akan diperjuangkan agar Merah Putih dapat membawa pulang hasil terbaik dari Asian Para Games 2026.

Tags: Asian Para Games 2026atlet IndonesiaBoccia BC1Boccia BC2Boccia IndonesiaHandayaniMedali EmasMuhamad Afrizal SyafaNagoyaolahraga Asiaolahraga disabilitasParalimpiade Los Angeles 2028
Share13Tweet8SendShareSend

Related Posts

Target 10 Medali di Nagoya, Para Bulu Tangkis Indonesia Andalkan Ganda Campuran

Target 10 Medali di Nagoya, Para Bulu Tangkis Indonesia Andalkan Ganda Campuran

14/10/2026
Menyusuri Solo hingga Wonogiri, KA Batara Kresna Layani 254 Ribu Pelanggan

Menyusuri Solo hingga Wonogiri, KA Batara Kresna Layani 254 Ribu Pelanggan

14/10/2026
Borong Lima Penghargaan AHI 2026, PHI Andalkan Komunikasi Strategis untuk Jaga Keberlanjutan Migas

Borong Lima Penghargaan AHI 2026, PHI Andalkan Komunikasi Strategis untuk Jaga Keberlanjutan Migas

13/10/2026
103 Atlet Indonesia Bawa Harapan Merah Putih ke Asian Para Games 2026

103 Atlet Indonesia Bawa Harapan Merah Putih ke Asian Para Games 2026

13/10/2026
Mangkunegaran Buka Ruang Kebersamaan, HUT ke-60 Kevikepan Surakarta Penuh Pesan Persaudaraan

Mangkunegaran Buka Ruang Kebersamaan, HUT ke-60 Kevikepan Surakarta Penuh Pesan Persaudaraan

08/10/2026
2.000 Pelari Semarakkan HUT ke-81 TNI Lewat Fun Run 5K dan 10K di Surakarta

2.000 Pelari Semarakkan HUT ke-81 TNI Lewat Fun Run 5K dan 10K di Surakarta

21/09/2026
Next Post
Menyusuri Solo hingga Wonogiri, KA Batara Kresna Layani 254 Ribu Pelanggan

Menyusuri Solo hingga Wonogiri, KA Batara Kresna Layani 254 Ribu Pelanggan

Target 10 Medali di Nagoya, Para Bulu Tangkis Indonesia Andalkan Ganda Campuran

Target 10 Medali di Nagoya, Para Bulu Tangkis Indonesia Andalkan Ganda Campuran

TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Tarakan, Khairul Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Tarakan, Khairul Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Bersihkan Toren di Atap Rumah, Warga Mujur Lor Meninggal Disengat Tawon Vespa

    Bersihkan Toren di Atap Rumah, Warga Mujur Lor Meninggal Disengat Tawon Vespa

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Garuda Tak Menyerah! Indonesia Bungkam Thailand Lewat Drama Adu Penalti

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Ratusan Relawan Jilbab Pink dan Gen ZI Nyatakan Sikap Menangkan ZIAP

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Seorang Lansia Tertimbun dalam Musibah Tanah Longsor di Tarakan

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Roda Excavator Amfibi terbakar, Warga Jalan Kusuma Bangsa Panik

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • DSP3A Kabupaten Nunukan Prihatin Terhadap Gaya Pacaran Remaja yang Berisiko

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
swaraborneo.co.id

Kami merupakan media online independen yang selalu menyajikan berita terupdate untuk pembaca Swara Borneo

Follow Us

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Swara Kalbar
  • Swara Kalsel
  • Swara Kaltara
  • Swara Kalteng
  • Swara Kaltim
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara Kalimantan Utara kaltara malinau Nunukan polda kaltara polres tarakan SWARA BORNEO tanjung selor tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 www.swaraborneo.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2023 www.swaraborneo.co.id