TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya menjaga keberlangsungan usaha peternakan dengan menekan biaya pakan melalui penyediaan jagung dengan harga terjangkau.
Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara bersama pemerintah kabupaten/kota, Perum Bulog, serta asosiasi peternak pada Rabu (1/4).
Kepala DPKP Kaltara melalui Kepala Bidang Peternakan, Surianto Semuel, menyampaikan bahwa tingginya harga jagung selama ini menjadi beban utama bagi peternak, khususnya di sektor unggas petelur dan pedaging.
“Melalui koordinasi ini, disepakati skema penyaluran jagung dengan harga yang lebih terjangkau bagi peternak melalui Bulog,” ujarnya.
Dalam mekanisme yang disusun, asosiasi peternak akan mengumpulkan data kebutuhan jagung dari para anggotanya di masing-masing daerah. Data tersebut kemudian diverifikasi oleh dinas kabupaten/kota sebelum disampaikan ke tingkat provinsi.
Selanjutnya, DPKP Kaltara akan meneruskan data tersebut ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk penetapan alokasi yang kemudian ditindaklanjuti oleh Bulog pusat.
Distribusi jagung nantinya akan dilakukan oleh Bulog wilayah Kaltara sesuai kebutuhan yang telah ditetapkan, sehingga diharapkan tepat sasaran dan merata.
Untuk harga, jagung ditetapkan Rp6.400 per kilogram di gudang Bulog. Sementara jika diambil langsung dari petani atau melalui asosiasi, peternak bisa mendapatkan harga lebih rendah yakni Rp5.500 per kilogram.
Surianto menegaskan, kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu peternak menghadapi lonjakan biaya produksi.
“Harapannya, dengan harga pakan yang lebih terjangkau, usaha peternakan tetap berjalan dan produksi tetap terjaga,” katanya.
Pemprov Kaltara juga mendorong percepatan pengumpulan data kebutuhan dari seluruh daerah agar program ini segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi peternak.
Program penyaluran jagung subsidi ini diharapkan tidak hanya menekan biaya pakan, tetapi juga menjaga stabilitas harga komoditas peternakan di wilayah Kalimantan Utara. (dkisp)












Discussion about this post