TARAKAN – Aksi pencurian rumah kosong yang dilakukan seorang residivis di Tarakan Tengah tak hanya merugikan korban, tetapi juga memicu reaksi luas dari warganet. Pelaku berinisial SH (39) kini telah diamankan polisi, setelah video aksinya viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, pelaku terlihat dengan santai masuk ke rumah warga yang ditinggal mudik. Ia kemudian menggasak berbagai barang berharga, mulai dari jam tangan hingga perabot rumah tangga. Total kerugian ditaksir mencapai Rp35 juta.
Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Reginald Yuniawan Sujono, menyebutkan bahwa pelaku merupakan residivis dan telah beraksi di beberapa lokasi berbeda. “Ada tiga TKP yang kami identifikasi dengan modus serupa, yakni menyasar rumah kosong,” jelasnya.
Kanit Pidum Polres Tarakan, IPDA Eko Susilo, menambahkan pelaku menggunakan alat seadanya dari dalam rumah untuk membobol kamar korban. “Pelaku memanfaatkan situasi sepi dan peralatan yang ada di lokasi,” ujarnya.
Di tengah pengungkapan kasus ini, komentar warganet justru menjadi sorotan tersendiri. Banyak yang mengaku sudah mengenali pola aksi pelaku, bahkan menduga jaringan penadah ikut berperan.

“Itu-itu saja orangnya, sering kejadian di Sebengkok. Harusnya penadahnya juga ditindak,” tulis seorang netizen.
Komentar lain bernada sindiran juga muncul terkait dugaan tempat penjualan barang curian. “Paling juga dijual di tempat barang murah, sudah rahasia umum,” tulis akun lainnya.
Tak sedikit pula warganet yang mengingatkan pentingnya kewaspadaan lingkungan. “Kalau sudah ada kejadian seperti ini, kita harus lebih hati-hati. Jangan sampai lengah,” ungkap komentar lainnya.
Polisi sendiri memastikan masih melakukan pengembangan kasus, termasuk memburu satu pelaku lain yang masih buron serta menelusuri kemungkinan adanya penadah barang hasil curian.
Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan rumah saat ditinggal mudik, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (*ma)










Discussion about this post