TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D., tiba di Kalimantan Utara, Selasa (6/10/2026). Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Kaltara memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam pembangunan kawasan perbatasan.
Kedatangan Tito Karnavian di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, disambut Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., Wakil Gubernur Ingkong Ala, S.E., M.Si., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Setelah prosesi penyambutan, Mendagri bersama Gubernur Kaltara bertolak menuju Kabupaten Malinau menggunakan helikopter. Di Malinau, Tito dijadwalkan mengikuti rapat koordinasi dengan pemerintah daerah.
Selanjutnya, Mendagri dijadwalkan meninjau kawasan perbatasan di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi wilayah sekaligus penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di kawasan perbatasan.
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang mengatakan, kunjungan Mendagri menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat mengenai berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan di kawasan perbatasan.
“Kita berharap melalui kunjungan ini, pemerintah pusat dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan. Ini penting agar berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan dapat kita komunikasikan dan dicarikan solusi bersama,” ujar Zainal.
Menurutnya, pembangunan kawasan perbatasan membutuhkan sinergi lintas pemerintahan karena karakteristik wilayah dan tantangan yang dihadapi tidak sama dengan daerah lainnya.
Zainal menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltara akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dalam mendorong peningkatan pelayanan masyarakat serta pembangunan di wilayah perbatasan.
“Kami terus berkoordinasi dan berupaya agar pembangunan di wilayah perbatasan bisa terus berjalan. Dukungan pemerintah pusat tentu sangat penting untuk memperkuat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, agenda peninjauan ke Krayan diharapkan dapat memberikan gambaran langsung kepada pemerintah pusat mengenai kondisi kawasan perbatasan Kaltara. Hasil peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan.
Kunjungan Mendagri ke Kaltara sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan dapat menjangkau masyarakat di kawasan perbatasan.









Discussion about this post