teras info – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi era digitalisasi. Kali ini, penguatan kapasitas difokuskan kepada para bendahara pengeluaran sebagai bagian dari transformasi pengelolaan keuangan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi ASN dalam rangka Transformasi Digital Keuangan Daerah Provinsi Kaltara yang dibuka Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., di PT BPD Bankaltimtara Kantor Cabang Tanjung Selor, Jalan Jelarai, Rabu (4/11).
Sekprov Denny Harianto mengatakan, transformasi digital kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien, termasuk dalam tata kelola keuangan daerah.
“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Karena itu, aparatur pemerintah harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menyesuaikan cara kerja dengan sistem yang semakin modern,” kata Denny.
Menurutnya, digitalisasi tidak hanya sebatas penggunaan aplikasi atau sistem berbasis teknologi. Transformasi tersebut juga menuntut perubahan pola kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyederhanaan proses bisnis, hingga penguatan budaya kerja yang adaptif.
Denny menilai, keberhasilan digitalisasi pengelolaan keuangan daerah tidak hanya bergantung pada tersedianya sistem yang memadai, tetapi juga kesiapan aparatur yang menjalankan dan mengelolanya.
Karena itu, para bendahara pengeluaran dituntut memiliki kemampuan dalam mengoperasikan sistem digital, memahami alur transaksi elektronik, melakukan verifikasi secara cermat, serta menjaga keamanan data dan dokumen keuangan.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, profesionalisme dan kompetensi para bendahara pengeluaran semakin meningkat sehingga mereka lebih siap menghadapi perubahan sistem pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara dan Bankaltimtara.
Kerja sama tersebut berkaitan dengan kolaborasi pengembangan kompetensi ASN dan kemitraan strategis sektor perbankan dalam kerangka Program KOMPAS KALTARA.
Penandatanganan dilakukan Pimpinan Cabang Bankaltimtara KC Tanjung Selor, Hery Aryanto, bersama Plt. Kepala BPSDM Kaltara, Sipta Meylina Denny Harianto.
Bimtek ini turut dihadiri Pemimpin Kantor Wilayah Bankaltimtara Kaltara, Islam Kurniawan Nur. Sejumlah narasumber juga dihadirkan, di antaranya Jeki Ansari, S.Kom., Penelaah Teknis Kebijakan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara.
Selain itu, Firlhi Kurniawan, Yuan Regiyana, Aji Muhammad Leonardo, dan Nuradlina dari Bankaltimtara turut memberikan materi kepada peserta. Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Simon Saimima, S.STP., M.Si., juga berpartisipasi sebagai narasumber secara virtual.
Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Kaltara berharap transformasi digital tidak hanya memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga membentuk ASN yang semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi. (dkisp)










Discussion about this post