swaraborneo.co.id
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
swaraborneo.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Siapa Peduli Saat Pers Lokal Sekarat?

by Admin
09/06/2025
in Nasional

Oleh: Sony Fitrah Perizal
Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Barat

“Apakah kita sedang menyaksikan senjakala dunia pers Indonesia?” Pertanyaan ini bukan sekadar retorika, melainkan refleksi getir atas realitas yang kini dihadapi media di Tanah Air—khususnya media lokal yang sedang megap-megap bertahan di tengah badai disrupsi dan pengabaian sistematis oleh negara.

Baca Juga

Berseragam Superman, Remaja 17 Tahun Berjibaku Padamkan Karhutla

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu, Ada Peluang Jadi PNS

5.000 Lebih Warga Mengungsi Pascagempa NTT, BNPB: Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas

Pers: Pilar Demokrasi yang Mulai Retak

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers secara tegas menempatkan pers sebagai salah satu pilar demokrasi. Fungsi pers bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi membentuk kesadaran publik, mengedukasi warga negara, menjadi alat kontrol kekuasaan, dan merawat keutuhan bangsa.

Namun, idealisme ini menghadapi tantangan besar. Banyak media, terutama lokal dan kecil, tak mampu lagi menjalankan fungsinya secara maksimal. Minimnya SDM profesional, lemahnya manajemen bisnis, terbatasnya infrastruktur, serta ketergantungan pada anggaran publikasi pemerintah membuat banyak media hidup dari napas buatan.

Ketika Pemerintah Menarik Diri

Dalam teori dan aturan, pemerintah disebut sebagai penjamin kemerdekaan pers. Tapi dalam praktik, kebijakan yang seharusnya mendukung tumbuhnya ekosistem pers yang sehat justru makin menjauh.

Dengan dalih efisiensi anggaran, pemerintah pusat hingga daerah memangkas drastis belanja media. Tak hanya menciptakan ketimpangan informasi, langkah ini juga mematikan ruang hidup media lokal yang selama ini menggantungkan pendapatan pada belanja iklan pemerintah.

Celakanya, dana publikasi kini dialihkan ke media sosial: YouTube, TikTok, Instagram, dan Facebook—platform yang tidak tunduk pada UU Pers, tak mengenal verifikasi fakta, dan tidak memiliki tanggung jawab etis sebagaimana dituntut pada insan pers.

Akibatnya, bukan hanya ekosistem pers yang ambruk, tetapi juga kedaulatan digital kita. Dana publikasi pemerintah justru mengalir ke luar negeri, memperkaya platform global, bukan memperkuat jurnalisme lokal.

Media Sosial: Informasi Instan Tanpa Etika

Era digital memang memudahkan siapa pun menjadi “penyampai informasi”. Namun tidak semua informasi adalah kebenaran. Tak semua konten kreator memahami tanggung jawab sosial dari informasi yang mereka sebar.

Pers dituntut menjalankan verifikasi, akurasi, cover both side, hingga akuntabilitas hukum. Sementara para konten kreator bebas menarasikan apa saja tanpa keharusan etis atau fakta yang terverifikasi.

Ketimpangan ini makin parah saat para pejabat publik justru lebih memilih membangun pencitraan di media sosial ketimbang bersinergi dengan media massa profesional.

Siapa Peduli Saat Wartawan Di-PHK dan Media Gulung Tikar?

PHK massal di industri pers bukan lagi berita baru. Banyak wartawan dan karyawan media dirumahkan. Di sisi lain, tidak ada skema jaminan keberlanjutan industri pers dari pemerintah. Tidak ada insentif, tidak ada subsidi, tidak ada perlindungan yang konkret.

Padahal, mereka adalah garda terdepan dalam memastikan publik mendapatkan informasi yang akurat dan berkualitas. Di mana negara saat para jurnalis kehilangan pekerjaannya?

Dewan Pers Tak Bisa Sendirian

Sebagai lembaga independen, Dewan Pers memiliki peran penting: menjaga kode etik, menyelesaikan sengketa, dan melindungi wartawan. Namun Dewan Pers tak punya anggaran, tak punya kewenangan eksekusi, dan tak mampu menjangkau seluruh pelosok nusantara.

Artinya, menjaga kelangsungan hidup media tidak cukup hanya dibebankan pada Dewan Pers. Ini adalah tanggung jawab negara.

Jurnalisme Harus Diselamatkan, Sekarang Juga

Kita tidak sedang membahas sekadar profesi atau bisnis. Kita sedang membicarakan masa depan demokrasi. Tanpa media yang bebas, profesional, dan independen, publik akan kehilangan sumber informasi kredibel, dan kekuasaan akan beroperasi tanpa pengawasan.

Pemerintah harus hadir bukan sebagai regulator yang menekan, melainkan sebagai fasilitator yang membangun ekosistem jurnalisme sehat—media yang mandiri, wartawan yang terlindungi, dan publik yang tercerahkan.

Kemerdekaan pers bukan hanya hak wartawan. Ini hak seluruh rakyat yang ingin hidup dalam negara demokratis yang sehat. Jika pemerintah terus diam, jika publik ikut abai, maka senjakala pers bukan lagi ancaman—melainkan kenyataan.

Mari kita bertanya dalam hati masing-masing: siapa yang akan peduli saat pers benar-benar tumbang?

Tags: jmsijmsi jabarnasib perspersPers LokalSWARA BORNEO
Share13Tweet8SendShareSend

Related Posts

Berseragam Superman, Remaja 17 Tahun Berjibaku Padamkan Karhutla

Berseragam Superman, Remaja 17 Tahun Berjibaku Padamkan Karhutla

20/08/2026
Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu, Ada Peluang Jadi PNS

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh Waktu, Ada Peluang Jadi PNS

20/08/2026
5.000 Lebih Warga Mengungsi Pascagempa NTT, BNPB: Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas

5.000 Lebih Warga Mengungsi Pascagempa NTT, BNPB: Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas

16/08/2026
Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, Dua Orang Tewas di Pelabuhan El Say Sikka

(Update): Gempa M 7,7 NTT, BNPB Kerahkan Dukungan Darurat, 2.000 Warga Nagekeo Mengungsi Mandiri

15/08/2026
Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, Dua Orang Tewas di Pelabuhan El Say Sikka

Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, Dua Orang Tewas di Pelabuhan El Say Sikka

15/08/2026
Dari Solo ke Thailand, Adelia Bawa Pulang Medali Perunggu Olimpiade Sains

Dari Solo ke Thailand, Adelia Bawa Pulang Medali Perunggu Olimpiade Sains

14/08/2026
Next Post
Ciptakan Sitkamtibmas Aman Dan Kondusif, Sat Polair Polres Tarakan Laksanakan Patroli Perairan

Ciptakan Sitkamtibmas Aman Dan Kondusif, Sat Polair Polres Tarakan Laksanakan Patroli Perairan

Dongkrak Peningkatan Ekonomi di Perbatasan, Rahmawati Harapkan PLBN Sebatik Difungsikan

Dongkrak Peningkatan Ekonomi di Perbatasan, Rahmawati Harapkan PLBN Sebatik Difungsikan

Kunjungi Pesantren Al-Khairaat Sebatik, Rahmawati Mengapresiasi Semangat Para Santri yang Menuntut Ilmu

Kunjungi Pesantren Al-Khairaat Sebatik, Rahmawati Mengapresiasi Semangat Para Santri yang Menuntut Ilmu

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • PSMTI Dikukuhkan, Wali Kota Tarakan Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

    PSMTI Dikukuhkan, Wali Kota Tarakan Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Khairul: Pemberdayaan Penerima Manfaat Harus Berujung pada Kemandirian

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • BI Hadir di Pasar Gusher: Yuk Kenali Ciri Keaslian Uang Rupiah

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Wali Kota Tarakan Membuka Kegiatan Sosialisasi Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 19 Tahun 2024

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Kemenkum Kaltim Bersama PBH Laksanakan Penandatanganan Addendum Kontrak Kerjasama Bantuan Hukum

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Warga RT 3 Juata Permai Tunjukkan Kepedulian, Bantu Korban Kebakaran Panti Asuhan

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
swaraborneo.co.id

Kami merupakan media online independen yang selalu menyajikan berita terupdate untuk pembaca Swara Borneo

Follow Us

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Swara Kalbar
  • Swara Kalsel
  • Swara Kaltara
  • Swara Kalteng
  • Swara Kaltim
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara Kalimantan Utara kaltara lapas tarakan malinau Nunukan polda kaltara polres tarakan SWARA BORNEO tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 www.swaraborneo.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2023 www.swaraborneo.co.id