TARAKAN – Semangat gotong royong kembali terlihat di tengah musibah yang menimpa Panti Asuhan Ar-Rohimin di Kelurahan Juata Permai. Warga RT 3 turun tangan menyalurkan bantuan bagi anak-anak yatim piatu yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.
Dipimpin Ketua RT 3, Kamal, warga secara sukarela mengumpulkan donasi berupa uang tunai dan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para penghuni panti.
Kamal mengatakan, gerakan ini lahir dari rasa empati warga yang ingin ikut meringankan beban para korban.
“Kami dari warga RT 3 hanya ingin ikut membantu semampu kami. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan adik-adik di panti,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Ia menambahkan, kebersamaan warga menjadi modal utama dalam aksi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kehadiran warga bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga dukungan moral bagi anak-anak yang tengah berduka.
“Kami ingin mereka tetap semangat. Mereka tidak sendiri, ada banyak yang peduli dan siap membantu,” tambah Kamal.
Diketahui, kebakaran terjadi pada Senin (13/4/2026) di RT 21 Blok C Perum PNS Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara. Peristiwa tersebut berdampak pada 20 penghuni panti yang terdiri dari 6 pengurus dan 14 anak asuh. Salah satu santri, Yogi Aplian Irfansyah (15), juga mengalami luka akibat pecahan kaca.
Pasca kebakaran, kebutuhan dasar para penghuni panti masih menjadi tantangan. Dapur yang rusak membuat aktivitas memasak terbatas, sementara kebutuhan seperti pakaian, perlengkapan tidur, dan alat masak masih sangat dibutuhkan.
Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, turut mengajak masyarakat untuk terus membuka kepedulian terhadap para korban.
“Tempat ini adalah rumah bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian kita semua. Mari kita bantu mereka bangkit kembali,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan masyarakat sangat berarti dalam proses pemulihan kondisi para penghuni panti.
“Sekecil apa pun bantuan, sangat berarti untuk menghadirkan kembali harapan mereka,” tambahnya.
Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dapat langsung menghubungi pengasuh panti, Ustadz Marlin di nomor 0853-4906-4434.
Di tengah keterbatasan, harapan tetap tumbuh. Uluran tangan warga menjadi penguat bagi anak-anak panti untuk kembali bangkit dan menjalani hari dengan semangat baru. (*)












Discussion about this post