TARAKAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyerahkan hibah satu unit kendaraan operasional berupa Toyota Hiace kepada Lanud Anang Busra sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran tugas operasional TNI Angkatan Udara di wilayah perbatasan. Penyerahan dilakukan di halaman VIP Bandara Juwata Tarakan, Senin (31/03/2026).
Kendaraan hibah tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung mobilisasi awak pesawat dalam pelaksanaan penerbangan rute Tarakan–Krayan–Tarakan yang menjadi jalur vital bagi masyarakat di wilayah terpencil Kalimantan Utara.
Usai diserahkan, kendaraan langsung dioperasikan untuk mendukung kegiatan awak pesawat Casa Skadron Udara 4 yang tengah melaksanakan misi pengangkutan personel serta logistik bagi masyarakat di wilayah Krayan.
Komandan Lanud Anang Busra Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han) menyampaikan bahwa dukungan tersebut menjadi penguatan penting bagi kelancaran operasional penerbangan di daerah perbatasan.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI AU dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan konektivitas masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat.
Upaya peningkatan konektivitas di wilayah perbatasan Kalimantan Utara terus menunjukkan perkembangan positif. TNI AU melalui Lanud Anang Busra telah melayani rute Tarakan–Krayan–Tarakan sejak tahun 2009 menggunakan pesawat Casa, dan mulai Maret 2026 meningkatkan frekuensi penerbangan dengan mengoperasikan pesawat CN-295 untuk memperkuat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di daerah sulit dijangkau.
Rute tersebut merupakan jalur penting bagi masyarakat perbatasan, mengingat kondisi geografis yang membuat akses darat terbatas. Kehadiran transportasi udara ini memberikan solusi mobilitas bagi warga, sekaligus mendukung pengiriman kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Dukungan operasional ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. Pada awal Maret 2026, Gubernur Kaltara telah menyampaikan permohonan resmi kepada pimpinan TNI untuk penambahan frekuensi penerbangan TNI AU pada rute Tarakan–Krayan–Tarakan guna memperkuat konektivitas wilayah perbatasan.
Sinergi antara Pemprov Kaltara dan TNI AU ini menjadi wujud kolaborasi strategis dalam mendukung pembangunan wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), sekaligus memperkuat pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan semakin solid dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan serta menjaga kehadiran negara di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. (*)












Discussion about this post