TARAKAN – Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Tarakan memadati Lapangan Masjid Baitul Amin, Perum PNS RT 21, Kelurahan Juata Permai, Sabtu (20/6/2026), dalam gelaran Lomba Ketangkasan Baris Berbaris dan Variasi (LKBB) Harmony Day 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Harmony Day 2026 tersebut berlangsung meriah dengan dukungan masyarakat, orang tua peserta, guru pendamping, serta unsur pemerintah dan aparat keamanan yang turut hadir menyaksikan jalannya perlombaan.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, hadir membuka kegiatan bersama Camat Tarakan Utara Sisca Maya Crenata dan Lurah Juata Permai Wisnu Kusuma Wicaksana. Tampak pula unsur TNI dan Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Babinpotmar, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua Panitia Harmony Day 2026, Samsul, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pelajar, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga dan institusi pendidikan di Kota Tarakan.
Menurutnya, Harmony Day telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat karena menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak kalangan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat. Tidak hanya pelajar yang berkompetisi, tetapi juga ada keterlibatan warga, pelaku UMKM, orang tua, guru, serta dukungan dari berbagai pihak sehingga acara ini benar-benar menjadi milik bersama,” ujarnya.
Sebanyak 15 sekolah mengikuti perlombaan tahun ini, terdiri dari tujuh sekolah tingkat SD, empat sekolah tingkat SMP, dan empat sekolah tingkat SMA/SMK. Masing-masing tim menampilkan kemampuan terbaik dalam gerakan baris berbaris yang mengutamakan kekompakan, ketepatan, dan disiplin.
Selain menjadi arena unjuk kemampuan, kegiatan tersebut juga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dan menjual produknya kepada pengunjung yang hadir selama acara berlangsung.
Panitia juga menggandeng sejumlah sponsor yang turut mendukung suksesnya penyelenggaraan Harmony Day 2026. Kehadiran berbagai stan UMKM membuat suasana kegiatan semakin semarak dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Samsul menjelaskan bahwa Harmony Day 2026 digelar selama dua hari. Hari pertama difokuskan pada pelaksanaan LKBB tingkat pelajar, sedangkan hari kedua akan diisi dengan jalan santai, hiburan masyarakat, pembagian hadiah, serta pengundian doorprize.
“Harapannya kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun dan menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan,” katanya.
Melalui tema Harmony Day 2026, panitia ingin menumbuhkan nilai-nilai harmonisasi di tengah masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, kompetitif, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif. Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda kemasyarakatan yang mendapat perhatian besar di wilayah Juata Permai. (*)












Discussion about this post