MAKKAH – Duka menyelimuti rombongan jamaah haji Kloter 7 Embarkasi Balikpapan asal Kalimantan Utara. Seorang jamaah asal Kota Tarakan, Irama Maduta, meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, saat jamaah tengah bersiap menuju Arafah untuk menjalani puncak ibadah haji.
Almarhumah yang tergabung dalam rombongan 8 regu 31 itu dinyatakan wafat pada pagi hari sekitar pukul 08.57 waktu Arab Saudi.
Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah, mengatakan sebelum meninggal dunia, almarhumah sedang mempersiapkan diri untuk mandi ihram di penginapan jamaah.
“Pagi tadi almarhumah sedang bersiap-siap untuk mandi ihram sebelum keberangkatan menuju Arafah,” ujarnya.
Namun, setelah cukup lama berada di kamar mandi dan tidak kunjung keluar, rekan sekamarnya mulai merasa khawatir. Petugas kloter kemudian dipanggil untuk melakukan pemeriksaan.
Saat pintu kamar mandi dibuka, petugas medis bersama petugas kloter langsung memberikan pertolongan pertama kepada almarhumah.
“Setelah pintu kamar mandi dibuka, petugas medis bersama petugas kloter langsung melakukan pemeriksaan dan upaya pertolongan,” kata Sayid.
Ambulans juga sempat didatangkan guna memberikan penanganan medis lanjutan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa almarhumah.
“Petugas sudah melakukan upaya pertolongan dan ambulans juga sudah datang, namun Allah SWT berkehendak lain,” ujarnya.
Saat ini, jenazah Irama Maduta telah dijemput pihak maktab untuk menjalani proses pemulasaraan sebelum disalatkan di Masjidil Haram.
“Insyaallah setelah proses pemulasaraan selesai, almarhumah akan disalatkan di Masjidil Haram,” jelasnya.
Kabar wafatnya jamaah asal Tarakan tersebut membawa duka mendalam bagi rombongan jamaah haji asal Kalimantan Utara, terlebih momen itu terjadi menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah yang menjadi puncak ibadah haji.
Pihak kloter pun meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar almarhumah mendapat husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhumah mendapatkan husnul khatimah,” pungkasnya. (*saf)












Discussion about this post