swaraborneo.co.id
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
swaraborneo.co.id
No Result
View All Result
Home Daerah Swara Kaltara DPRD Kaltara

SPMB 2026 Jadi Sorotan, DPRD Kaltara Minta Sistem Penerimaan Lebih Transparan

by Admin
30/07/2026
in DPRD Kaltara, Swara Kaltara
SPMB 2026 Jadi Sorotan, DPRD Kaltara Minta Sistem Penerimaan Lebih Transparan

Syamsuddin Arfah, Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Transparansi dan Daya Tampung SPMB 2026

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi perhatian Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Dewan meminta pemerintah memastikan seluruh proses penerimaan murid berlangsung transparan sekaligus mencari solusi atas persoalan daya tampung dan pemerataan kualitas pendidikan.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kaltara bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, jajaran kepala SMA/SMK serta Forum Adat Bulungan Kalimantan Utara di Ruang Rapat DPRD Kaltara, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga

Komisi IV DPRD Kaltara Kawal JKN, Pemda Diminta Pastikan UHC 2026 Tak Terganggu

Ketua DPRD Kaltara Dorong Bantuan Parpol Berdampak pada Pendidikan Politik Masyarakat

Hujan Tak Halangi Layanan Posyandu, Kaltara Jaga Tumbuh Kembang Generasi Sejak Dini

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Tamara Moriska, S.H., M.H., didampingi Wakil Ketua Komisi IV Dr. H. Syamsuddin Arfah, M.Si., bersama sejumlah anggota Komisi IV.

Tamara mengatakan, evaluasi SPMB perlu dilakukan untuk memastikan kebijakan yang diterapkan tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan merupakan hak setiap anak sehingga proses penerimaan murid harus memberikan kepastian, keadilan dan kesempatan yang setara.

“Pelaksanaan SPMB tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Dalam RDP, berbagai persoalan dibahas, mulai dari sistem domisili, keterbatasan daya tampung, pemerataan akses pendidikan hingga keterbukaan proses penerimaan murid.

Komisi IV menilai persoalan daya tampung menjadi salah satu tantangan yang harus segera diatasi, terutama pada sekolah yang memiliki tingkat peminat tinggi.

Wakil Ketua Komisi IV, Dr. H. Syamsuddin Arfah, menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap SMA Negeri 1 Tanjung Selor. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya pemerintah melakukan evaluasi terhadap distribusi daya tampung sekaligus kualitas sekolah.

Ia menilai penambahan rombongan belajar dapat menjadi salah satu solusi, tetapi bukan satu-satunya langkah yang harus dilakukan.

“Pemerintah tidak hanya perlu mempertimbangkan penambahan rombongan belajar, tetapi juga meningkatkan kualitas sekolah-sekolah lain agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Dengan pemerataan kualitas, masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan sekolah tertentu. Pemerintah juga perlu memastikan sarana, prasarana dan tenaga pendidik di sekolah lain memenuhi standar pelayanan pendidikan.

Anggota Komisi IV, Dino Adrian, S.H., mengatakan persoalan pendidikan di Kaltara harus dilihat berdasarkan karakteristik daerah. Sebagai provinsi perbatasan dengan wilayah 3T, kebijakan pendidikan membutuhkan pendekatan yang mampu menyesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, jangan sampai anak-anak di daerah yang memiliki keterbatasan akses justru mengalami hambatan lebih besar untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, Muhammad Hatta, S.T., menyoroti tuntutan masyarakat terhadap keterbukaan dalam proses SPMB. Ia menilai keresahan yang muncul bukan semata karena aturan, tetapi juga kekhawatiran terhadap kemungkinan adanya proses yang tidak sesuai ketentuan.

Karena itu, ia meminta seluruh tahapan penerimaan dilakukan secara terbuka, sehingga masyarakat dapat memahami mekanisme, persyaratan dan hasil penerimaan.

“Yang perlu dijaga adalah transparansi proses. Jangan sampai ada hal-hal di luar ketentuan yang kemudian menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Hj. Siti Laela dan Listiani turut mendorong pemerintah memperkuat pemerataan pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana, penambahan ruang belajar serta pemerataan tenaga pendidik.

Menurut mereka, pemerataan tersebut harus menjadi bagian dari perencanaan pendidikan jangka panjang, bukan hanya dilakukan ketika muncul persoalan penerimaan murid.

Dalam RDP tersebut, Komisi IV juga menekankan pentingnya penguatan mekanisme pengaduan masyarakat. Setiap keluhan yang disampaikan selama proses penerimaan harus memiliki saluran yang jelas dan dapat ditindaklanjuti.

Tamara meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Hasil evaluasi dan seluruh masukan yang disampaikan dalam RDP akan menjadi bahan rekomendasi Komisi IV DPRD Kaltara kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Komisi IV menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan penerimaan murid berlangsung secara objektif, transparan dan sesuai ketentuan.

Menurut Tamara, pembenahan SPMB harus diarahkan pada tujuan utama, yakni memastikan tidak ada anak di Kaltara yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan karena keterbatasan daya tampung, akses maupun persoalan teknis penerimaan.

Dengan evaluasi yang menyeluruh, DPRD berharap sistem penerimaan murid ke depan tidak hanya lebih tertib secara administratif, tetapi juga semakin adil dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat hingga wilayah perbatasan dan 3T. (*)

Tags: Akses Pendidikanbulungandaya tampung sekolahDino Adriandprd kaltaraKalimantan Utarakomisi IV dprd kaltaraMuhammad Hattapemerataan pendidikanPendidikan KaltaraPendidikan Perbatasanpenerimaan murid baruruang belajarSMA Negeri 1 Tanjung SelorSMA SMKSPMB 2026SWARA BORNEOsyamsuddin arfahtamara moriskatenaga pendidiktransparansi SPMBWilayah 3T
Share13Tweet8SendShareSend

Related Posts

Komisi IV DPRD Kaltara Kawal JKN, Pemda Diminta Pastikan UHC 2026 Tak Terganggu

Komisi IV DPRD Kaltara Kawal JKN, Pemda Diminta Pastikan UHC 2026 Tak Terganggu

30/07/2026
Ketua DPRD Kaltara Dorong Bantuan Parpol Berdampak pada Pendidikan Politik Masyarakat

Ketua DPRD Kaltara Dorong Bantuan Parpol Berdampak pada Pendidikan Politik Masyarakat

30/07/2026
Hujan Tak Halangi Layanan Posyandu, Kaltara Jaga Tumbuh Kembang Generasi Sejak Dini

Hujan Tak Halangi Layanan Posyandu, Kaltara Jaga Tumbuh Kembang Generasi Sejak Dini

30/07/2026
KPH Tana Tidung Diperkuat, Forest Programme VI Dorong Tata Kelola Hutan Berbasis Data

KPH Tana Tidung Diperkuat, Forest Programme VI Dorong Tata Kelola Hutan Berbasis Data

30/07/2026
BMKG: Mayoritas Wilayah Kaltara Cerah, Bulungan Berpotensi Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat

BMKG: Mayoritas Wilayah Kaltara Cerah, Bulungan Berpotensi Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat

30/07/2026
Rahmawati Zainal Perkuat Peran Keluarga, Cegah Stunting dari Masa Kehamilan

Rahmawati Zainal Perkuat Peran Keluarga, Cegah Stunting dari Masa Kehamilan

29/07/2026
Next Post
Komisi IV DPRD Kaltara Kawal JKN, Pemda Diminta Pastikan UHC 2026 Tak Terganggu

Komisi IV DPRD Kaltara Kawal JKN, Pemda Diminta Pastikan UHC 2026 Tak Terganggu

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Hutan Adat Punan Batu Benau Sajau Menuju Pengakuan Penuh, Bulungan Jadi Percontohan Nasional

    Hutan Adat Punan Batu Benau Sajau Menuju Pengakuan Penuh, Bulungan Jadi Percontohan Nasional

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Empat Wilayah Kaltara Berstatus Waspada Cuaca Ekstrem Versi BMKG Selama Tiga Hari

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Akhiri Polemik Begal Viral, Polres Tarakan Tegaskan Laporan AR Hanya Rekayasa

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Aksi Cepat Briptu Kristian Selamatkan Ibu Melahirkan di Perjalanan ke Rumah Sakit

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • RSUD Jusuf SK Pastikan CT Scan Kembali Siap Digunakan, Akses Diagnosis Pasien Semakin Mudah

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Longsor Lumpuhkan Akses Krayan Selatan, Pemkab Nunukan Tetapkan Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
swaraborneo.co.id

Kami merupakan media online independen yang selalu menyajikan berita terupdate untuk pembaca Swara Borneo

Follow Us

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Swara Kalbar
  • Swara Kalsel
  • Swara Kaltara
  • Swara Kalteng
  • Swara Kaltim
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara Kalimantan Utara kaltara lapas tarakan malinau Nunukan polda kaltara polres tarakan SWARA BORNEO tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 www.swaraborneo.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2023 www.swaraborneo.co.id