TARAKAN – Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara terus mematangkan persiapan menghadapi Lomba Taman Bermain Ramah Anak (TBRA). Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Tarakan Utara pada Kamis (11/6) Lalu, berbagai aspek mulai dari sarana, prasarana hingga dukungan anggaran menjadi fokus pembahasan.
Rakor tersebut dihadiri Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Tarakan Utara, Binti Rofi’ah, S.Sos, bersama Lurah Juata Permai, Wisnu Kusuma Wicaksana, S.STP, serta Tim Penggerak PKK Kecamatan Tarakan Utara.
Dalam rapat, seluruh peserta menyatukan langkah untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan diikutsertakan dalam penilaian Lomba TBRA. Tidak hanya memperhatikan kelengkapan fasilitas bermain, tetapi juga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan bagi anak-anak.
Dari laman @Kecamatan Tarakan Utara, Senin (15/0702026), Lurah Juata Permai, Wisnu Kusuma Wicaksana, menegaskan bahwa pembangunan taman bermain ramah anak tidak boleh dipandang sebatas mengejar prestasi dalam perlombaan.
“Anak itu peniru ulung. Kalau dia lihat tamannya kotor, dia buang sampah. Kalau lihat tamannya indah, dia jaga. Lomba TBRA ini bukan soal piala. Ini soal kita mau anak Kecamatan Tarakan Utara tumbuh di ruang seperti apa,” ujarnya.
Menurut Wisnu, ruang bermain yang bersih, aman, dan nyaman akan membentuk kebiasaan positif bagi anak sejak usia dini. Karena itu, keberadaan taman bermain harus menjadi ruang edukasi yang mampu menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong tumbuh kembang anak secara optimal.
Melalui Rakor tersebut, TP PKK Kecamatan Tarakan Utara bersama seluruh pihak terkait berkomitmen mempercepat berbagai persiapan agar kawasan yang diusulkan benar-benar memenuhi kriteria Taman Bermain Ramah Anak.
Pemerintah berharap upaya ini tidak hanya menghasilkan prestasi dalam ajang lomba, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang berkualitas dan berkelanjutan bagi anak-anak di Kecamatan Tarakan Utara. (*)












Discussion about this post