BULUNGAN – Peringatan Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia menjadi momentum bagi Polda Kalimantan Utara untuk mengapresiasi berbagai prestasi dan pengabdian personelnya.
Syukuran Hari Jadi ke-78 Polwan digelar di Rupatama Bharadaksa, Mako Polda Kaltara, Selasa (15/9/2026), dengan dihadiri Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., Ibu Asuh Polwan Polda Kaltara Ny. Santi Agus Wijayanto, Wakapolda beserta istri, para Pejabat Utama Polda Kaltara beserta istri, serta jajaran Polwan.
Mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”, kegiatan tersebut menjadi refleksi atas perjalanan pengabdian Polwan sekaligus dorongan agar setiap personel mampu memberikan kontribusi lebih besar kepada masyarakat.
Kapolda Kaltara menekankan pentingnya menghadirkan manfaat dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, Polwan tidak cukup hanya menjalankan kewajiban, tetapi harus mampu menciptakan dampak positif.
“Jangan hanya hadir, tetapi memberikan manfaat. Jangan hanya bekerja, tetapi memberikan dampak,” tegas Agus.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian seluruh Polwan Polda Kaltara.
“Terima kasih atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian seluruh Polwan Polda Kalimantan Utara. Selamat Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia. Tetaplah berkarya dan menjadi polisi yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sejumlah capaian Polwan Polda Kaltara sepanjang 2026 menjadi bagian dari catatan positif tersebut.
Di bidang olahraga, Bripda Ila Izzati berhasil meraih Juara I Taekwondo Kapolri Cup. Sementara di bidang sosial, Polwan turut mengambil peran sebagai relawan pengajar.
Ipda Wina Aulia menjadi relawan pengajar Bahasa Inggris di Panti Asuhan Rita Walidah Aisyah. Briptu Okmardensi juga turut menjadi relawan pengajar di Warung Kamtibmas Nunukan Timur.
Pakor Polwan Polda Kaltara Kompol Irna Puspitasari, S.I.K., mengatakan tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” menjadi pengingat bagi seluruh Polwan untuk terus memberikan kontribusi nyata.
“Prestasi dan pengabdian ini menunjukkan bahwa Polwan tidak hanya menjalankan tugas sebagai anggota Polri, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Di tengah tuntutan profesi, Polwan juga memiliki tanggung jawab dalam keluarga. Mereka harus mampu menjalankan tugas kedinasan sekaligus berperan sebagai istri maupun ibu.
Ibu Asuh Polwan Polda Kaltara Ny. Santi Agus Wijayanto menilai keseimbangan antara karier dan keluarga menjadi bagian penting dari perjalanan seorang Polwan.
“Menjadi polwan yang hebat bukan berarti harus memilih antara karier dan keluarga. Tetapi bagaimana kita terus belajar menjalankan keduanya dengan penuh tanggung jawab, bijaksana dan seimbang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltara bersama Ibu Asuh Polwan juga melakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur atas perjalanan 78 tahun pengabdian Polwan.
Tumpeng diserahkan kepada Pakor Polwan Polda Kaltara dan Kompol Siswati yang merupakan salah satu Polwan senior. Penyerahan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap pengabdian sekaligus kesinambungan semangat Polwan lintas generasi.
Selain itu, tujuh Polwan berprestasi menerima penghargaan. Empat Polwan diapresiasi atas dedikasinya sebagai relawan pengajar, sedangkan tiga lainnya mendapatkan penghargaan atas prestasi olahraga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan tari kreasi dan atraksi bela diri oleh Polwan Polda Kaltara.
Hari Jadi ke-78 Polwan akhirnya bukan hanya menjadi perayaan perjalanan pengabdian, tetapi juga penegasan komitmen untuk terus berkarya, berprestasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.










Discussion about this post