TARAKAN — Kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Tarakan. Kali ini, api membakar lahan milik warga di kawasan perbukitan Jalan Aki Balak, RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, Selasa (25/8/2026) sore.
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 15.53 WITA. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai setengah hektare dan berada tepat di belakang Java Jok.

Kepala Satpol PP dan PMK Kota Tarakan, Sofyan, mengatakan laporan kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel PMK Sektor Barat ke lokasi.
“Sekitar pukul 16.00 WITA kami sudah berada di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan,” ujar Sofyan.
Ia menjelaskan, lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan yang sebagian memiliki karakteristik lahan gambut. Kondisi tersebut membuat api berpotensi cepat menjalar, terlebih lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan persemaian.
Sementara itu, Kapolsek Tarakan Utara IPTU Ghazy Prima Daffa Ohoirat mengungkapkan, kobaran api terlihat saat dirinya melintas dari arah pusat Kota Tarakan menuju Juata Kerikil.
Melihat api yang cukup besar, ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kota Tarakan agar penanganan dapat segera dilakukan.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah hasil pembersihan lahan.
Pembakaran tersebut diduga ditinggalkan sementara oleh pemilik lahan yang pergi mengambil air minum. Saat ditinggalkan, api kemudian membesar dan merambat ke bagian lahan lainnya.
Meski demikian, Ghazy menegaskan penyebab kebakaran masih dalam pendalaman pihak kepolisian.
“Untuk sementara masih diduga berawal dari orang membakar sampah, kemudian pergi sebentar mengambil air minum. Kami masih mendalami apakah ada unsur kesengajaan atau tindak pidana,” jelasnya.
Penanganan dilakukan secara gabungan dengan melibatkan Kodim 0907 Tarakan, Yonif 613/Raja Alam, Polres Tarakan, BPBD, PMK Kota Tarakan, PDAM, relawan Korlakar dan PMI.
Sedikitnya tiga unit kendaraan PMK, satu fire truck Kodim 0907 Tarakan, satu fire truck BPBD, satu fire truck Yonif 613/Raja Alam serta dua truk suplai PDAM dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.
Sejumlah kendaraan pendukung juga disiagakan, termasuk ambulans PMI, ambulans Yonif 613/Raja Alam, kendaraan relawan Korlakar, mobil pengamanan Satpol PP dan kendaraan Pam Samapta Polres Tarakan serta Polsek Tarakan Utara.
Petugas gabungan melakukan pemadaman dari beberapa titik untuk mengendalikan api. Setelah kobaran berhasil dipadamkan, penyisiran dilakukan guna memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali memicu kebakaran.
Petugas mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih, kondisi lahan yang kering dan bergambut dapat menyebabkan api cepat meluas dan menyulitkan proses pemadaman. (*)












Discussion about this post