TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mengakselerasi transformasi digital dengan mendorong integrasi data lintas perangkat daerah melalui satu ekosistem yang terhubung dan terstandar.
Langkah ini diwujudkan melalui Workshop Integrasi Platform Sektoral, Dashboard Executive, dan Portal Satu Data Daerah yang digelar, Selasa (21/4), sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara bekerja sama dengan Program SKALA ini menjadi tindak lanjut implementasi kebijakan nasional terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu Data Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., menegaskan bahwa integrasi data menjadi fondasi penting dalam mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Keputusan yang baik lahir dari data yang akurat dan terintegrasi. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus mulai meninggalkan pola kerja yang terpisah-pisah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui integrasi platform sektoral, seluruh data dari organisasi perangkat daerah (OPD) akan dihimpun dalam satu sistem yang saling terhubung, kemudian disajikan dalam Dashboard Executive untuk memudahkan pimpinan daerah memantau dan mengambil keputusan secara cepat.
Menurut Denny, selama ini masih banyak data dan aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri sehingga menghambat efektivitas perencanaan pembangunan. Kondisi tersebut perlu segera dibenahi melalui kolaborasi yang lebih terbuka antar instansi.
Sebagai provinsi yang berada di wilayah perbatasan dan berperan sebagai beranda depan NKRI, Kaltara dituntut untuk lebih adaptif dalam penerapan digitalisasi pemerintahan.
Workshop ini menitikberatkan pada tiga fokus utama, yakni integrasi platform sektoral, pengembangan dashboard executive, serta pembangunan portal satu data daerah sebagai pusat informasi pembangunan.
Denny juga mengingatkan bahwa keberhasilan integrasi data tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang transparan dan kolaboratif.
“Saya berharap akan terbangun sinergi kuat antara Dinas KISP sebagai wali data dengan seluruh OPD sebagai produsen data, sehingga pembangunan di Kaltara dapat berjalan lebih efektif,” tutupnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas KISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., bersama jajaran kepala OPD terkait. (dkisp)












Discussion about this post