swaraborneo.co.id
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
swaraborneo.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Menanti Berkah di Malam Midodareni, Tradisi Sakral Menjelang Dhaup Ageng

by Admin
06/11/2026
in Nasional
Menanti Berkah di Malam Midodareni, Tradisi Sakral Menjelang Dhaup Ageng

Prosesi Midodareni Warnai Rangkaian Dhaup Ageng Mangkunegaran

SOLO – Menjelang hari pernikahan, malam di lingkungan Pura Mangkunegaran memiliki makna tersendiri. Sebelum kedua mempelai mengikat janji dalam Dhaup Suci, ada waktu untuk berhenti sejenak, menata hati dan mempersiapkan diri menyambut perjalanan hidup yang baru.

Malam itu dikenal sebagai Midodareni, sebuah tradisi Jawa yang menjadi bagian penting dalam rangkaian Hajad Dalem Dhaup Ageng Mangkunegaran.

Baca Juga

Kolaborasi Jadi Harapan Baru Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla

Dhaup Ageng Gusti Sura, Tradisi Mangkunegaran Hidup Bersama Masyarakat Solo

Indonesia Perkuat Industri Makanan Halal, 123 Perjanjian Pengakuan Buka Peluang Pasar Global

Bagi calon pengantin putri, Midodareni menjadi waktu untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Dalam tradisi Jawa, malam tersebut dipercaya sebagai saat ketika para bidadari turun dari kayangan untuk menghampiri dan memberikan berkah kepada calon mempelai putri.

Juru Bicara Dhaup Ageng Mangkunegaran, K.P.H. Tjuk Susilo, M.P.A., mengatakan Midodareni dilaksanakan setelah prosesi Siraman dan menjelang hari pernikahan.

“Malam Midodareni ini, menurut sejarah dan tradisinya, dipercaya sebagai malam ketika para bidadari turun dari kayangan untuk menghampiri calon pengantin putri. Kehadiran mereka memberikan penguatan serta memperdalam kesiapan lahir dan batin calon pengantin,” ujarnya.

Menurutnya, malam Midodareni juga menjadi bagian dari penyempurnaan berbagai kelengkapan dan ageman temanten. Calon pengantin diharapkan memasuki hari pernikahan dengan kesiapan yang utuh.

“Malam Midodareni ini juga menjadi waktu bagi calon pengantin untuk berdoa dan menyendiri, memusatkan pikiran serta mempersiapkan diri untuk hari esok,” kata Kanjeng Tjuk.

Dalam prosesi tersebut, calon mempelai putri menghabiskan malam di Pracimayasa, kawasan Keputren. Sementara calon mempelai pria bersama keluarga calon mempelai putri mengikuti rangkaian acara di Pendapa Ageng.

Kembar Mayang dan Doa Restu

Rangkaian Midodareni diawali dengan kedatangan rombongan calon mempelai pria dari Ndalem Prangwedanan menuju Bangsal Tosan.

Setelah tiba, dilaksanakan tata cara Pasrah Tinampi dan penyerahan seserahan yang diterima oleh G.K.P. Mangkoenagoro IX.

Prosesi kemudian berlanjut dengan Tumuruning Kembar Mayang, ketika kembar mayang beserta kelengkapannya dibawa menuju Ndalem Ageng.

Kembar mayang menjadi simbol doa dan harapan agar kedua mempelai senantiasa memperoleh restu serta perlindungan Tuhan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Dalam rangkaian Dhaup Ageng, empat pasang kembar mayang ditempatkan di sejumlah titik, yakni Ndalem Ageng, pelaminan, kamar pusaka dan Prangwedanan.

Malam Midodareni juga diwarnai sambutan keluarga besan serta sajian Tari Srimpi Sura Asmara, karya maestro tari R.Ng. Rusini. Tarian klasik tersebut menjadi bagian dari kekayaan seni yang menyatu dalam rangkaian pernikahan adat Mangkunegaran.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pemberian Kancing Gelung kepada calon mempelai pria oleh G.K.P. Mangkoenagoro IX.

Lebih dari sekadar rangkaian menuju pernikahan, Midodareni memperlihatkan bagaimana tradisi Jawa memberi ruang bagi calon pengantin untuk menyiapkan hati sebelum memulai babak baru kehidupan.

Di tengah tata cara adat, seni dan doa yang mengiringinya, malam Midodareni menjadi pengingat bahwa sebuah pernikahan tidak hanya dimulai dengan pertemuan dua insan, tetapi juga dengan kesiapan batin, restu keluarga dan harapan akan masa depan. (*)

Tags: budaya JawaDhaup AgengGusti SuraMangkunegaranMidodareniPernikahan AdatsoloTradisi Jawa
Share13Tweet8SendShareSend

Related Posts

Kolaborasi Jadi Harapan Baru Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla

Kolaborasi Jadi Harapan Baru Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla

06/11/2026
Dhaup Ageng Gusti Sura, Tradisi Mangkunegaran Hidup Bersama Masyarakat Solo

Dhaup Ageng Gusti Sura, Tradisi Mangkunegaran Hidup Bersama Masyarakat Solo

06/11/2026
Indonesia Perkuat Industri Makanan Halal, 123 Perjanjian Pengakuan Buka Peluang Pasar Global

Indonesia Perkuat Industri Makanan Halal, 123 Perjanjian Pengakuan Buka Peluang Pasar Global

16/10/2026
BI Dorong Ekonomi dan Keuangan Syariah Perkuat Kesejahteraan Masyarakat

BI Dorong Ekonomi dan Keuangan Syariah Perkuat Kesejahteraan Masyarakat

16/10/2026
Hadapi India dan China, Para Panahan Indonesia Andalkan Adaptasi Angin untuk Kejar Emas

Hadapi India dan China, Para Panahan Indonesia Andalkan Adaptasi Angin untuk Kejar Emas

15/10/2026
Target 10 Medali di Nagoya, Para Bulu Tangkis Indonesia Andalkan Ganda Campuran

Target 10 Medali di Nagoya, Para Bulu Tangkis Indonesia Andalkan Ganda Campuran

14/10/2026
Next Post
Kapolda Kaltara Ajak Warga Tarakan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kapolda Kaltara Ajak Warga Tarakan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kolaborasi Jadi Harapan Baru Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla

Kolaborasi Jadi Harapan Baru Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Pemprov Kaltara Siapkan Tiga Layanan Digital Terintegrasi untuk ASN dan Masyarakat

    Pemprov Kaltara Siapkan Tiga Layanan Digital Terintegrasi untuk ASN dan Masyarakat

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Transformasi Keuangan Daerah, ASN Kaltara Dibekali Kompetensi Digital

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Polres Tarakan Mulai Operasi Patuh Kayan 2026, Iptu Rusli Ajak Warga Disiplin di Jalan

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kapolda Kaltara Minta KKSS Jadi Garda Terdepan Jaga Kerukunan dan Keamanan

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Rahmawati Dorong Ambulans Gratis Jangkau Warga Kaltara yang Kesulitan Berobat

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Menjangkau Pelosok Malinau, Wempi Mawa Sambangi dan Sapa Warga Desa Long Top

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
swaraborneo.co.id

Kami merupakan media online independen yang selalu menyajikan berita terupdate untuk pembaca Swara Borneo

Follow Us

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Swara Kalbar
  • Swara Kalsel
  • Swara Kaltara
  • Swara Kalteng
  • Swara Kaltim
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara Kalimantan Utara kaltara malinau Nunukan polda kaltara polres tarakan SWARA BORNEO tanjung selor tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 www.swaraborneo.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2023 www.swaraborneo.co.id