MALINAU – Gedung Sekolah Minggu Buddha (SMB) “Samadinah” Kabupaten Malinau resmi digunakan setelah diresmikan langsung oleh Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE., MH, Sabtu (11/7/2026) pagi.
Kehadiran gedung tersebut menjadi langkah baru dalam mendukung pendidikan keagamaan sekaligus pembinaan karakter anak-anak dan generasi muda Buddha di Kabupaten Malinau.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Gedung SMB Samadinah, mulai dari pemerintah daerah, pihak wihara, donatur, hingga umat Buddha.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara pengetahuan, tetapi juga memiliki nilai moral dan karakter yang kuat.
“Pembangunan sumber daya manusia adalah prioritas utama. Infrastruktur fisik mudah dibangun, tetapi SDM yang baik, berakhlak, dan terampil adalah kunci kesejahteraan daerah,” ujar Wempi.
Bupati berharap SMB Samadinah dapat menjadi ruang pembelajaran yang melahirkan generasi muda Buddha yang memiliki keimanan, kepedulian, kreativitas, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Malinau.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi antarumat beragama. Pendidikan agama, kata dia, harus mampu menanamkan nilai cinta kasih, kebijaksanaan, dan sikap saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana membangun manusia yang memiliki nilai dan karakter,” ungkapnya.
Gedung SMB Samadinah dibangun melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malinau, Vihara Buddhist Sanjaya, para donatur, serta umat Buddha. Dukungan dana hibah pemerintah daerah mulai diberikan sejak 3 Oktober 2025 dan pembangunan selesai pada 3 Desember 2025.
Ketua Yayasan sekaligus Ketua Panitia Pembangunan SMB Vihara Buddhist Sanjaya Malinau, Andrianto, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan gedung tersebut.

Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Malinau terhadap keberadaan SMB Samadinah dapat terus berlanjut agar sekolah tersebut mampu berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat berbahagia karena hari ini telah dilaksanakan peresmian oleh Bapak Bupati Malinau beserta seluruh undangan. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah terus diberikan sehingga sekolah Minggu Samadinah dapat tetap eksis sampai seterusnya,” kata Andrianto.
Ia menjelaskan, SMB Samadinah diharapkan menjadi tempat untuk membentuk generasi yang memiliki moral baik dan mampu menjadi bagian dalam pembangunan daerah.
“Cita-cita kita, sekolah ini menjadi tempat menggodok generasi agar memiliki moral yang baik, mampu menjalani kehidupan dengan nilai positif, serta membantu pemerintah dalam membangun daerah,” ujarnya.
Peresmian Gedung SMB Samadinah turut dihadiri jajaran Forkopimda Malinau, Kepala Kantor Kementerian Agama Malinau, Ketua Walubi Kaltara, Majelis Buddhayana, tokoh agama, para donatur, serta umat Buddha dari Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.
Dengan hadirnya Gedung SMB Samadinah, Pemkab Malinau berharap fasilitas tersebut dapat menjadi pusat pendidikan agama, pembinaan karakter, serta wadah memperkuat persatuan dan toleransi di tengah masyarakat. (*)










Discussion about this post