Aksi yang difokuskan di sepanjang RT 01 hingga RT 02 tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan, jajaran kecamatan, Polsek Tarakan Utara, Koramil 0907-04 Tarakan Utara, hingga tiga kelurahan yakni Juata Krikil, Juata Laut, dan Juata Permai.

Turut hadir pula Babinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP & PMK, para Ketua RT, PKK, LPM, serta Karang Taruna yang bersama-sama membersihkan tumpukan sampah di sisi jalan.
Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H, mengatakan kegiatan ini sengaja menyasar lokasi yang mudah terlihat masyarakat agar memberikan dampak langsung sekaligus contoh nyata.
“Yang kita bersihkan hari ini adalah bahu jalan yang setiap hari dilalui warga. Ini penting karena menjadi wajah lingkungan kita. Kita ingin memberi contoh bahwa kebersihan harus dimulai dari hal-hal yang terlihat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, banyak sampah yang ditemukan di lokasi sudah lama menumpuk dan belum pernah dibersihkan secara maksimal.
“Tadi kita temukan sampah plastik dan botol yang kondisinya sudah lama sekali, bahkan bisa dikatakan bertahun-tahun. Ini menunjukkan perlunya perhatian bersama,” katanya.
Menurutnya, kegiatan Safari Gotong Royong ini bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kepedulian warga terhadap lingkungan.
“Kami bersama Forkopimca, kelurahan, RT, dan masyarakat turun langsung sebagai bentuk kepedulian. Namun ini hanya langkah awal. Kami berharap masyarakat bisa melanjutkan dengan kerja bakti rutin,” tegasnya.
Sisca juga mengajak seluruh warga Tarakan Utara untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan masing-masing, dimulai dari lingkungan terdekat.
“Saya mengajak seluruh warga, khususnya di Juata Krikil, untuk terus bergerak menjaga kebersihan. Jangan menunggu, mari kita mulai dari sekarang demi lingkungan yang sehat dan nyaman,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya gotong royong semakin hidup dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. (*)












Discussion about this post