TARAKAN – Lurah Juata Permai, Wisnu Kusuma Wicaksana, memberikan dukungan terhadap penguatan pembinaan generasi muda melalui Program Tahfizh Go To Masjid di Kecamatan Tarakan Utara.
Dukungan tersebut disampaikan dalam Forum Takmir Masjid Tarakan Utara bertajuk “Menyiapkan Generasi Penghafal Al-Qur’an dari Masjid” yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Kecamatan Tarakan Utara, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Tarakan Utara Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H., didampingi Kepala Seksi dan Penelaah Teknis Kebijakan Seksi Pemberdayaan Masyarakat Binti Rofi’ah, S.Sos. dan Mahrus, S.H., serta tenaga non-ASN Muhammad Rizal dan Sugiherty.
Turut hadir Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Juata Laut dan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Juata Kerikil.
Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara masjid, pesantren, pemerintah dan masyarakat dalam membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.
Lurah Juata Permai Wisnu Kusuma Wicaksana menilai masjid memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pembinaan keagamaan yang dilakukan secara konsisten dari lingkungan terdekat dapat menjadi fondasi dalam membangun anak-anak yang memiliki akhlak dan kepedulian sosial.
Ia menyambut baik Program Tahfizh Go To Masjid karena memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an tanpa harus terpisah dari lingkungan masyarakat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembelajaran dan pembentukan karakter anak-anak. Karena itu, program seperti Tahfizh Go To Masjid sangat baik untuk terus didukung dan dikembangkan,” ujar Wisnu.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah kelurahan, pengurus masjid, guru mengaji, pesantren, orang tua dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam memberikan dukungan kepada anak-anak.
Wisnu berharap pembinaan hafalan Al-Qur’an dapat dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kondisi serta potensi anak-anak di lingkungan Kelurahan Juata Permai.
“Yang terpenting bukan hanya bagaimana anak mampu menghafal, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, berbagai aspek pengembangan Program Tahfizh Go To Masjid turut dibahas. Program ini diarahkan untuk memperluas jangkauan pembinaan hafalan Al-Qur’an bagi generasi muda sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pendidikan keagamaan.
Camat Tarakan Utara Sisca Maya Crenata mengatakan sinergi antara pemerintah kecamatan dan lembaga pendidikan keagamaan merupakan langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, masjid dapat menjadi ruang strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Melalui forum takmir masjid tersebut, diharapkan komunikasi dan kerja sama antar-pengelola masjid, pesantren serta masyarakat semakin kuat. Program pembinaan generasi Qurani pun diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan remaja di wilayah Tarakan Utara.
Bagi Kelurahan Juata Permai, dukungan terhadap program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang mendorong pertumbuhan generasi muda yang religius, berkarakter dan memiliki masa depan yang lebih baik. (*)












Discussion about this post