TARAKAN – Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kalimantan Utara, Dr. Syamsuddin Arfah, S.Pd.I, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh proyek pembangunan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti monitoring lapangan dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun 2025 di Kota Tarakan, Selasa (14/4/2026) lalu.
Menurut Syamsuddin, setiap kegiatan pembangunan tidak boleh hanya mengejar serapan anggaran, namun harus memastikan kualitas hasil yang bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Pembangunan harus berdampak langsung. Jangan hanya fokus pada penyelesaian pekerjaan, tetapi abaikan kualitas. Ini yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia menyoroti sejumlah proyek yang masih memerlukan perhatian, seperti drainase di Jalan Gajah Mada dan Rumah Dinas Badan Penghubung. Menurutnya, perlu ada evaluasi lanjutan agar pelaksanaan tetap sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Syamsuddin memberikan apresiasi terhadap pembangunan drainase di Gedung Serbaguna Kristiani yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pada sektor pendidikan, ia juga menekankan pentingnya kualitas sarana dan prasarana, khususnya di SMAN 2 dan SMAN 3 Tarakan.
“Fasilitas pendidikan harus dibangun dengan standar yang baik. Ini menyangkut kenyamanan dan keberlanjutan proses belajar mengajar,” katanya.
Terkait infrastruktur, Syamsuddin mendorong percepatan penyelesaian Jalan Ring Road Juata–Binalatung yang dinilai strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah. Ia menilai proyek tersebut harus menjadi prioritas karena manfaatnya sangat luas.
Selain itu, ia turut mengapresiasi pembangunan Gedung BINDA Tarakan yang telah rampung 100 persen dengan kualitas yang dinilai baik.
Sementara untuk Balai Pembenihan Udang di Binalatung, Syamsuddin menilai proyek tersebut memiliki potensi besar dalam mendukung sektor perikanan. Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif mencari sumber pembiayaan agar pengembangannya dapat segera terealisasi.
“Potensi ini harus dimaksimalkan. Pemerintah perlu bergerak cepat mencari dukungan anggaran agar program ini tidak tertunda,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Syamsuddin menegaskan bahwa DPRD Kaltara akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(*)












Discussion about this post