MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau mengambil langkah antisipasi menyusul kondisi kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat. Selain membagikan masker kepada masyarakat, Pemkab Malinau meminta sekolah tingkat SMP ke bawah menerapkan pembelajaran dari rumah selama dua hari.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk melindungi anak-anak dari paparan udara yang tidak sehat.
“Hari ini kita sudah melakukan edaran untuk sekolah tingkat SMP ke bawah selama dua hari ini melakukan belajar dari rumah,” ujar Ernes, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, pembelajaran dari rumah diharapkan membuat anak-anak lebih banyak berada di bawah pengawasan orang tua dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Pemkab Malinau juga turun langsung membagikan masker kepada masyarakat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Pembagian masker sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami kondisi kualitas udara yang sedang terjadi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau, dr. Jhon Felik, M. Ap., mengatakan hasil pengukuran menggunakan alat portable menunjukkan kualitas udara Malinau berada pada kategori tidak sehat.
“Berdasarkan pemeriksaan diketahui bahwa kondisi kualitas udara saat ini di Kabupaten Malinau masuk dalam kategori tidak sehat,” katanya.

Jhon mengimbau masyarakat menggunakan masker setiap berada di luar ruangan. DLH juga akan terus melakukan pemantauan kualitas udara di sejumlah titik di Kabupaten Malinau.
Ernes menambahkan, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak diminta mengurangi aktivitas di luar rumah. Warga juga dianjurkan menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih.
“Kalau tidak ada kepentingan, tidak usah aktivitas di luar rumah. Gunakan masker, banyak minum air putih,” ujarnya.
Pemkab Malinau turut mengingatkan para peladang dan pekebun maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan hutan agar lebih berhati-hati serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran. (*)












Discussion about this post