MANOKWARI – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, M.A., mengingatkan seluruh perusahaan media yang tergabung dalam JMSI agar tidak terjebak pada praktik jurnalisme clickbait yang hanya mengejar jumlah pembaca tanpa mengedepankan kualitas informasi.
Pesan tersebut disampaikan saat melantik Valentino Wanma sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Papua Barat periode 2025–2030 di Vitta Hotel Manokwari, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Teguh, pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi langkah memperkuat kualitas perusahaan pers di tengah perubahan lanskap media digital yang berkembang sangat cepat.
“Pelantikan ini bukan hanya seremoni organisasi, melainkan momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita bersama dalam memajukan ekosistem pers siber,” ujarnya.
Ia menjelaskan, JMSI memiliki dua fokus utama yang harus dijalankan seluruh pengurus daerah, yakni membangun perusahaan media yang sehat secara kelembagaan dan bisnis, serta menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Teguh menilai keberlangsungan perusahaan pers sangat dipengaruhi oleh kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menciptakan perusahaan media yang mampu memberikan kesejahteraan kepada wartawan dan seluruh pekerja media.
“Bagaimana kita bisa menyuarakan kesejahteraan publik jika rumah tangga pekerja pers kita sendiri masih rentan secara ekonomi? JMSI hadir untuk memastikan setiap anggotanya tumbuh menjadi media yang kuat, mandiri, dan menyejahterakan karyawannya,” katanya.
Selain aspek bisnis, Teguh juga mengingatkan agar media siber tetap menjadikan akurasi, keberimbangan, dan kedalaman informasi sebagai kekuatan utama.
“Kita harus keluar dari jebakan clickbait yang dangkal. Media JMSI harus mampu memproduksi karya jurnalistik yang investigatif, edukatif, dan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat,” tegasnya.
Bangun Ekosistem Pers Profesional
Ketua Pengda JMSI Papua Barat, Valentino Wanma, menyatakan siap membawa organisasi menjadi wadah yang memperkuat profesionalisme perusahaan media digital di Papua Barat.
Menurutnya, media siber memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan informasi yang benar sekaligus menangkal penyebaran disinformasi.
“JMSI Papua Barat hadir bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya para pemilik dan pengelola perusahaan media digital, melainkan membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan akuntabel,” ujarnya.
Valentino menambahkan, JMSI Papua Barat juga siap membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan tanpa mengurangi independensi pers sebagai fungsi kontrol sosial.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui sambutan Gubernur Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Jafar Werfete, S.Sos., M.M., menyambut baik kehadiran JMSI Papua Barat.
Pemerintah berharap organisasi tersebut mampu melahirkan perusahaan media yang sehat, profesional, dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.
Selain menjadi mitra pembangunan, media juga diharapkan berperan menjaga persatuan masyarakat melalui penyajian informasi yang objektif, edukatif, dan menyejukkan.
Pelantikan Pengda JMSI Papua Barat dinilai menjadi langkah penting memperkuat ekosistem media siber di Tanah Papua sekaligus meningkatkan kualitas perusahaan pers di era digital. (*)










Discussion about this post