TARAKAN – Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, melaksanakan peninjauan lapangan terhadap pembangunan rumah makam pada Selasa (31/03/2026) di kawasan pemakaman Covid, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Camat didampingi Sekretaris Camat Rusli, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Akhmad Suja’i, serta jajaran staf Kecamatan Tarakan Utara, termasuk Aliansyah dan Yanuar Arie Wibowo. Turut hadir pula Ketua dan anggota Tim Kerja Trantibum Linmas Satpol PP Kecamatan Tarakan Utara.
Selain itu, peninjauan juga melibatkan perwakilan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tarakan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tarakan, serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Sekretaris Daerah Kota Tarakan dan perangkat daerah terkait. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Tarakan dalam memastikan ketertiban pemanfaatan ruang, pengamanan aset daerah, serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan dialog langsung dengan warga secara persuasif untuk menggali informasi serta memahami kondisi di lapangan. Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan aspek humanis dan solutif, tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.
Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan pembangunan di kawasan pemakaman berjalan sesuai aturan.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan bahwa setiap aktivitas pembangunan tetap sesuai dengan ketentuan. Kawasan pemakaman ini merupakan aset daerah yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembangunan atau perubahan fungsi lahan tanpa izin.
“Kami berharap masyarakat dapat berkoordinasi dengan pemerintah setempat sebelum melakukan aktivitas pembangunan. Hal ini penting untuk menghindari potensi permasalahan di kemudian hari,” tambahnya.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan pemerintah tetap mengedepankan sisi humanis.
“Kami hadir tidak hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat secara persuasif. Harapannya, ketertiban dapat terjaga dan masyarakat tetap merasa dilibatkan,” tutupnya. (*)












Discussion about this post