TARAKAN – Suasana Gedung Paten Polres Tarakan dipenuhi semangat kompetisi saat 32 tim esports dari berbagai penjuru Kota Tarakan mengikuti pembukaan Turnamen Mobile Legends Kapolres Tarakan Road to Esports Kapolri Cup 2026, Kamis (25/6/2026). Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, hingga 27 Juni 2026, menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus ajang pencarian atlet esports terbaik Kalimantan Utara.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik secara resmi membuka turnamen yang dihadiri jajaran pejabat utama Polres Tarakan, panitia, official, serta ratusan peserta.
Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan perkembangan esports telah menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda. Karena itu, Polri ingin hadir memberikan ruang kompetisi yang sehat sekaligus menjadi wadah pembinaan prestasi.
“Mobile Legends saat ini menjadi salah satu cabang esports yang paling diminati. Melalui turnamen ini kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan semangat kompetitif dalam suasana yang sportif,” kata Erwin.
Menurutnya, nilai utama yang ingin dibangun bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga sikap saling menghargai, menjaga etika bertanding, dan memperkuat persaudaraan antarpeserta.
Ia menegaskan, Turnamen Mobile Legends Kapolres Tarakan bukan sekadar memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, melainkan menjadi proses seleksi atlet yang akan membawa nama Polres Tarakan pada ajang Kapolda Kaltara Cup 2026.
“Juara pertama, kedua, dan ketiga nantinya akan mewakili Polres Tarakan pada kompetisi tingkat Polda Kalimantan Utara di Bulungan. Kami berharap mereka mampu mengharumkan nama Tarakan hingga lolos ke tingkat nasional yang diselenggarakan Mabes Polri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia IPTU Ghazi Prima Daffa Ohoirat mengungkapkan antusiasme peserta cukup tinggi. Sebanyak 32 tim dengan total sekitar 160 pemain dipastikan bertanding setelah lolos proses verifikasi administrasi.
“Peserta seluruhnya merupakan warga Kota Tarakan yang dibuktikan dengan KTP. Mereka berusia antara 16 sampai 22 tahun dan mayoritas masih berstatus pelajar maupun mahasiswa,” jelas Ghazi.
Ia menjelaskan pertandingan berlangsung sejak 25 Juni dan akan mencapai puncaknya pada grand final Sabtu malam (27/6/2026). Tiga tim terbaik selanjutnya akan mewakili Polres Tarakan pada Turnamen Kapolda Kaltara Cup yang digelar awal Juli mendatang.
Apabila berhasil menjadi juara tingkat provinsi, tim tersebut akan melanjutkan perjuangan pada Esports Kapolri Cup 2026 di Jakarta yang menyediakan total hadiah mencapai Rp200 juta.
Menurut Ghazi, turnamen ini juga menjadi bagian dari transformasi Polri agar semakin dekat dengan generasi muda melalui kegiatan yang positif.
“Polri ingin hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang disukai anak muda. Esports bukan hanya permainan, tetapi juga melatih kerja sama, strategi, komunikasi, kedisiplinan, dan sportivitas. Kami berharap seluruh peserta menjaga kejujuran selama pertandingan dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya.
Selain memperebutkan tiket menuju tingkat provinsi, peserta juga bersaing memperebutkan hadiah berupa Juara I Rp2 juta, Juara II Rp1 juta, Juara III Rp500 ribu, serta penghargaan Most Valuable Player (MVP) sebesar Rp300 ribu.

Di sela pembukaan, salah seorang peserta mengaku bangga dapat ambil bagian dalam turnamen yang digelar Polres Tarakan. Menurutnya, kehadiran kompetisi ini menjadi motivasi bagi para pemain muda untuk terus mengembangkan kemampuan.
“Biasanya kami hanya bermain secara daring atau mengikuti turnamen komunitas. Sekarang ada kesempatan bertanding di ajang resmi yang diselenggarakan Polres Tarakan. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berlatih agar bisa membawa nama Tarakan hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Melalui turnamen ini, Polres Tarakan berharap dapat melahirkan atlet-atlet esports berbakat yang mampu bersaing di level lebih tinggi sekaligus memperkuat citra positif esports sebagai olahraga prestasi yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kebersamaan. (*)












Discussion about this post