BULUNGAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berjalan lancar setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan mobil tangki di Jalan Poros Bulungan–Berau KM 30, Jelarai Selor, Kabupaten Bulungan.
Mobil tangki milik mitra transportir PT Timbul Cahaya Energi tersebut mengalami kecelakaan saat mengangkut 8 kiloliter (KL) Pertalite dan 8 KL Biosolar dari Jobber Berau menuju SPBU 63.772.002.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden terjadi ketika pengemudi berusaha menghindari truk pengangkut kelapa sawit yang mengalami pecah ban di jalan berkelok. Manuver tersebut membuat mobil tangki keluar jalur dan menabrak pohon sawit.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan tidak terjadi kebocoran maupun tumpahan BBM sehingga tidak menimbulkan risiko terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
“Prioritas kami adalah keselamatan awak mobil tangki, pengamanan produk, dan memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Edi.
Satu orang awak mobil tangki mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, proses evakuasi kendaraan dilakukan bersama aparat kepolisian dan mitra transportir menggunakan kendaraan towing.
Seluruh muatan BBM berhasil dibongkar di SPBU tujuan pada Selasa (21/7) pagi sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung normal.
Pertamina juga memastikan stok BBM di SPBU tujuan masih mencukupi dan distribusi berikutnya telah disiapkan sesuai jadwal. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kendaraan dalam kondisi laik jalan, pengemudi dinyatakan fit sebelum berangkat, serta kecepatan kendaraan saat kejadian masih berada dalam kisaran aman berdasarkan data GPS.
Pertamina menyatakan akan terus mengevaluasi prosedur keselamatan bersama mitra transportir guna memastikan distribusi energi berjalan aman dan andal. (*)












Discussion about this post