SOLO – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menilai Lomba Gapura Pitoelasan Bersama Weldon Cat Ber-SNI 2026 bukan sekadar kompetisi menghias gapura untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong, mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Hal itu disampaikan Astrid saat menghadiri penutupan rangkaian lomba di Kota Surakarta, Kamis (13/8/2026) malam.
“Atas nama Pemerintah Kota Surakarta, kami menyampaikan apresiasi kepada PT Citra Warna Abadi yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta. Kami juga mengapresiasi seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Astrid.
Lomba yang mengusung tema “Nyawiji ing Warna, Memayu Hayuning Gapura” tersebut diikuti 216 peserta dari berbagai wilayah Kota Surakarta.
Astrid mengatakan, antusiasme warga menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah perkembangan Kota Solo sebagai kawasan perkotaan.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara. Tetapi bagaimana kegiatan ini mampu menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membangun dan memperindah lingkungannya,” katanya.
Ia berharap hasil kreativitas warga dalam mempercantik gapura tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Perawatan lingkungan, kebersihan dan penghijauan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kota kita tidak cukup hanya dibangun, tetapi juga harus diimbangi dengan penghijauan. Kita ingin Kota Surakarta menjadi kota yang indah, dan itu bisa kita wujudkan dengan berjalan bersama serta berkolaborasi,” ujarnya.
Menurut Astrid, semangat gotong royong yang terlihat dalam lomba tersebut menjadi modal sosial penting bagi pembangunan Kota Surakarta.
“Di tengah perkotaan dan kemajuan Kota Solo yang semakin pesat, ternyata gotong royong dan guyub rukun masih terjadi dengan sangat baik. Ini menjadi contoh yang patut kita jaga,” ungkapnya.
Dalam lomba tersebut, Juara I diraih peserta nomor 015 dari RT 000/RW 001, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan. Juara II diraih peserta nomor 205 dari RT 001/RW 006, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari.
Sementara Juara III diraih peserta nomor 206 dari RT 004/RW 005, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari. Untuk kategori harapan, Harapan I diraih peserta nomor 007 dari Kelurahan Panularan dan Harapan II peserta nomor 053 dari Kelurahan Jayengan.
Selain juara utama, panitia juga menetapkan pemenang kategori Favorit I dan Favorit II dari sejumlah wilayah di Kota Surakarta.
Astrid mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dan peserta. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk mempertahankan semangat menjaga lingkungan.
“Selamat kepada para pemenang. Semoga kemenangan ini bukan menjadi akhir, tetapi menjadi semangat untuk terus menjaga lingkungan, merawat apa yang sudah dibangun, dan mengajak warga lainnya tetap guyub, rukun, serta bergotong royong,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lanjut Astrid, diharapkan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata dan kebersamaan warga dalam membangun Kota Surakarta.












Discussion about this post