TARAKAN – Mengantisipasi dampak perubahan cuaca di wilayah perairan Kalimantan Utara, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tarakan memperkuat kegiatan patroli serta memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat pengguna jasa laut.
Peningkatan pengawasan tersebut dilakukan menyusul imbauan kewaspadaan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan yang memprakirakan potensi hujan di wilayah Kalimantan Utara pada periode 13 hingga 15 Juli 2026.
Kasat Polairud Polres Tarakan, Iptu Prabowo Eka Prasetyo, mengatakan kondisi cuaca laut yang dinamis membutuhkan kesiapan dari seluruh pihak, terutama para nelayan, nakhoda dan operator transportasi laut.
“Keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian utama. Kami mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan memastikan kondisi kapal benar-benar siap sebelum berangkat,” ujar Iptu Prabowo.
Dalam patroli yang dilaksanakan Senin (13/7/2026), personel Sat Polairud menyambangi sejumlah kapal yang beraktivitas di perairan Tarakan.
Petugas menyampaikan imbauan agar para awak kapal tidak mengabaikan penggunaan alat keselamatan, terutama pelampung atau life jacket.
Selain memberikan imbauan, personel juga melakukan pemeriksaan terhadap perlengkapan keselamatan di kapal untuk memastikan seluruh peralatan tersedia dan berfungsi dengan baik.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap barang muatan kapal sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan adanya barang ilegal maupun aktivitas yang melanggar aturan hukum.
Menurut Iptu Prabowo, patroli tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan Tarakan.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Namun keselamatan di laut juga membutuhkan kesadaran dari masing-masing pengguna transportasi perairan,” katanya.
Ia meminta masyarakat tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca tidak mendukung.
“Apabila cuaca tidak memungkinkan, lebih baik menunda keberangkatan daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.
Sat Polairud Polres Tarakan juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian di wilayah perairan.
Patroli tersebut melibatkan tiga personel Sat Polairud Polres Tarakan, yakni Aiptu Nirmal, Briptu Aldi dan Bripda Fredyang.
Dengan langkah preventif tersebut, kepolisian berharap aktivitas masyarakat di perairan Kalimantan Utara tetap berjalan aman, tertib dan mengutamakan keselamatan di tengah kondisi cuaca yang perlu diwaspadai. (*)










Discussion about this post