TARAKAN – Dinas Kesehatan Kota Tarakan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus Avian Influenza pada manusia di Kota Tarakan.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya surat kewaspadaan dini yang ditujukan kepada seluruh puskesmas di Tarakan. Surat bernomor 400.7.7.1/828/DINKES/2026 itu sebenarnya bersifat internal sebagai langkah antisipasi, bukan untuk disebarluaskan ke masyarakat umum.

Kepala Dinas Kesehatan Tarakan, Devi Ika Indriarti, menjelaskan bahwa avian influenza memang memiliki potensi penularan ke manusia, namun hingga kini belum ada laporan kasus, baik di tingkat nasional maupun di Tarakan.
“Langkah ini murni sebagai upaya kewaspadaan dini. Kami ingin fasilitas kesehatan siap, bukan untuk menimbulkan kepanikan di masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/04/2026).
Dinkes juga memastikan tidak ada larangan konsumsi daging ayam. Namun masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan keamanan pangan, seperti memilih bahan yang segar dan memasaknya hingga matang sempurna.
Lebih lanjut, Dinkes menilai keresahan yang muncul dipicu oleh penyebaran informasi yang tidak sesuai konteks oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Masyarakat pun diminta untuk tidak panik, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
Sebagai tindak lanjut, Dinkes Tarakan akan memberikan penjelasan lebih rinci melalui konferensi pers bersama media pada Kamis (23/04/2026). Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi sekaligus menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.(*)









Discussion about this post