swaraborneo.co.id
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
swaraborneo.co.id
No Result
View All Result
Home Daerah Swara Kaltara

Kabut Asap Selimuti Tarakan, Penumpang Pesawat Terpaksa Menunggu Kepastian Penerbangan

by Admin
31/08/2026
in Swara Kaltara
Kabut Asap Selimuti Tarakan, Penumpang Pesawat Terpaksa Menunggu Kepastian Penerbangan

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Penerbangan di Bandara Juwata Tarakan

TARAKAN – Kabut asap tebal membuat aktivitas penerbangan di Bandara Juwata Tarakan terganggu, Senin (31/8/2026). Jarak pandang yang turun hingga sekitar 500 meter menyebabkan dua pesawat tujuan Tarakan mengalihkan pendaratan ke Balikpapan.

Dua pesawat tersebut yakni Super Air Jet IU 535 rute Balikpapan-Tarakan dan Batik Air ID 6675 rute Jakarta-Tarakan.

Baca Juga

Antisipasi Asap Karhutla, Bupati Nunukan Instruksikan Seluruh Wilayah Tingkatkan Kewaspadaan

Kornie Serliany: Wastra Benuanta Punya Peluang Besar Jadi Produk Unggulan Kaltara

Zainal: Kerukunan Kaltara Harus Dijaga, Jangan Mudah Terprovokasi

Kondisi ini membuat penumpang yang hendak menuju Tarakan maupun calon penumpang yang akan berangkat dari Tarakan harus menunggu kepastian jadwal penerbangan.

Penumpang Super Air Jet IU 535, Ade Prasetia Cahyadi, mengatakan pesawat yang ditumpanginya sempat mendekati Tarakan sebelum akhirnya kembali ke Balikpapan.

“Penerbangan kami siang ini harus tertunda karena kabut asap. Seharusnya sampai di Bandara Juwata Tarakan sekitar pukul 12.50. Tapi karena cuaca buruk untuk pendaratan dan ada asap tebal, kami harus kembali,” kata Ade.

Setelah tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, Ade bersama penumpang lainnya masih menunggu informasi dari pihak maskapai terkait keberangkatan kembali menuju Tarakan.

Sementara di Bandara Juwata, calon penumpang juga harus menunggu di terminal keberangkatan. Salah seorang calon penumpang Batik Air, Pian, mengaku belum mendapat kepastian mengenai waktu keberangkatannya.

“Belum ada lagi tepat kepastian. Harapannya bisa hari ini terbang. Mau malam juga ya mungkin bisa,” ujarnya.

Kepala Bidang Teknik dan Operasi Bandara Juwata Tarakan, Fahruddin Rahmat, mengatakan kabut asap semakin tebal pada Senin siang.

Sekitar pukul 14.00 Wita, jarak pandang berada di kisaran 1 kilometer dan memburuk menjadi sekitar 500 meter pada pukul 14.30 Wita.

Super Air Jet IU 535 sempat melakukan holding sekitar 25 menit sebelum memutuskan divert ke Balikpapan. Sementara Batik Air ID 6675 melakukan holding sekitar 20 menit sebelum turut mengalihkan pendaratan ke Balikpapan.

Menurut Fahruddin, jarak pandang minimum untuk instrument approach di Bandara Juwata berdasarkan chart Aeronautical Information Publication (AIP) berada di angka 2.500 meter.

“Keputusan untuk melakukan pendaratan maupun take off itu ada di pilot decision atau di tangan pilot,” jelasnya.

Kabut asap telah dirasakan di Tarakan sejak 10 Agustus 2026. Asap diduga merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan yang terbawa angin dari arah selatan menuju utara.

BMKG Juwata Tarakan memperkirakan asap tersebut berasal dari karhutla di wilayah Berau, Kalimantan Timur, serta Tanjung Palas, Kalimantan Utara.

Pihak Bandara Juwata terus berkoordinasi dengan AirNav Tarakan, Stasiun Meteorologi Juwata, dan maskapai untuk memantau perkembangan kondisi jarak pandang.

Jarak pandang mulai membaik sekitar pukul 16.00 Wita menjadi 1 kilometer. Namun, kondisi tersebut masih berada di bawah batas minimum instrument approach.

Fahruddin berharap kondisi kabut asap segera berakhir sehingga penerbangan dari dan menuju Tarakan dapat kembali berjalan normal dan penumpang tidak kembali mengalami penundaan perjalanan. (*)

Tags: balikpapanbandara juwatadivertkabut asapkarhutlapenerbangantarakan
Share13Tweet8SendShareSend

Related Posts

Antisipasi Asap Karhutla, Bupati Nunukan Instruksikan Seluruh Wilayah Tingkatkan Kewaspadaan

Antisipasi Asap Karhutla, Bupati Nunukan Instruksikan Seluruh Wilayah Tingkatkan Kewaspadaan

30/08/2026
Kornie Serliany: Wastra Benuanta Punya Peluang Besar Jadi Produk Unggulan Kaltara

Kornie Serliany: Wastra Benuanta Punya Peluang Besar Jadi Produk Unggulan Kaltara

30/08/2026
Zainal: Kerukunan Kaltara Harus Dijaga, Jangan Mudah Terprovokasi

Zainal: Kerukunan Kaltara Harus Dijaga, Jangan Mudah Terprovokasi

30/08/2026
Komoditas Kaltara Raup Rp2,23 Triliun dari Pasar Ekspor

Komoditas Kaltara Raup Rp2,23 Triliun dari Pasar Ekspor

30/08/2026
SPPG Juata Laut Jadi Bagian dari Ribuan Peserta Jalan Sehat HUT RI di Tarakan

SPPG Juata Laut Jadi Bagian dari Ribuan Peserta Jalan Sehat HUT RI di Tarakan

30/08/2026
Wastra Benuanta Naik Kelas, Batik Yogus dan Busak Uwe Tembus Ajang Nasional

Wastra Benuanta Naik Kelas, Batik Yogus dan Busak Uwe Tembus Ajang Nasional

29/08/2026

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • KKB 2026: Merajut Warisan Benuanta, Membuka Jalan UMKM Menuju Pasar Global

    KKB 2026: Merajut Warisan Benuanta, Membuka Jalan UMKM Menuju Pasar Global

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kaltara Kembali Ukir Prestasi, Gubernur Zainal Borong Dua Penghargaan IPSEA 2026

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Rumah Terbakar di Somel Semangkadu, Seorang Perempuan Meninggal Dunia

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kebakaran Lahan Setengah Hektare Terjadi di Juata Kerikil

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Agus Taufik: UMKM Kaltara Harus Inovatif, Adaptif dan Berdaya Saing

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • 30 UMKM Kaltara Mulai Bertransformasi, Digitalisasi Jadi Kunci Perluasan Pasar

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
swaraborneo.co.id

Kami merupakan media online independen yang selalu menyajikan berita terupdate untuk pembaca Swara Borneo

Follow Us

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Swara Kalbar
  • Swara Kalsel
  • Swara Kaltara
  • Swara Kalteng
  • Swara Kaltim
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara Kalimantan Utara kaltara malinau Nunukan polda kaltara polres tarakan SWARA BORNEO tanjung selor tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 www.swaraborneo.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2023 www.swaraborneo.co.id