TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Tarakan yang berlaku pada 31 Mei hingga 3 Juni 2026.
Dalam laporan tersebut, BMKG mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut untuk mewaspadai perubahan cuaca, hembusan angin kencang, serta peningkatan tinggi gelombang di wilayah perairan.
Forecaster BMKG Tarakan, Ahad (31/05/2026), menyampaikan kondisi cuaca di Perairan Tarakan secara umum diperkirakan berawan hingga hujan ringan dengan jarak pandang berkisar antara 2 sampai 12 kilometer.
Kecepatan angin diperkirakan mencapai 5 hingga 10 knot dengan arah bervariasi dari selatan, barat daya, timur hingga tenggara. Sementara hembusan angin maksimum atau wind gust diperkirakan dapat mencapai 21 knot.
BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang signifikan di Perairan Tarakan berkisar antara 0,5 meter hingga 1,1 meter. Kondisi gelombang tertinggi diperkirakan terjadi pada malam sampai dini hari.
“Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diimbau untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas pelayaran,” ujar Forecaster BMKG Tarakan.
Selain itu, arus permukaan laut diperkirakan bergerak dengan kecepatan 0,75 hingga 1,17 knot dengan arah dominan menuju timur dan tenggara.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator kapal untuk terus memantau informasi cuaca maritim terbaru sebagai langkah antisipasi demi keselamatan saat beraktivitas di laut. (*)









Discussion about this post