TARAKAN – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud menilai keberadaan Rumah Singgah Bunda Rahmawati sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya keluarga pasien yang menjalani pengobatan di RSUD dr H Jusuf SK Tarakan.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri persemian rumah singgah tersebut yang berada di Jalan Pulau Irian, Kelurahan Kampung Satu, Kecamatan Tarakan Tengah itu dibuka sebagai tempat hunian sementara bagi warga Kalimantan Utara yang datang dari luar daerah untuk mendampingi anggota keluarganya berobat.
Bangunan rumah singgah terdiri dari dua lantai dengan total 14 kamar, yakni empat kamar di lantai bawah dan 10 kamar di lantai atas.
Peresmian rumah singgah selain dihadiri langsung Pj Wali Kota Tarakan Ibnu Saud yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Kaltara, juga hadir Sekretaris DPD Partai Gerindra Kaltara Jufri Budiman, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tarakan Muhammad Yunus, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ibnu Saud mengatakan salah satu persoalan yang sering dihadapi keluarga pasien adalah keterbatasan tempat tinggal sementara yang dekat dengan rumah sakit.
“Biasanya keluarga pasien ingin tetap berada dekat dengan anggota keluarganya yang sedang dirawat. Kedekatan itu penting, terutama ketika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.
Menurutnya, faktor psikologis juga berpengaruh besar terhadap proses pemulihan pasien. Kehadiran keluarga di dekat pasien dapat memberikan rasa nyaman dan semangat selama menjalani pengobatan.
“Kadang pasien menjadi lebih semangat ketika ada keluarga yang mendampingi. Karena itu rumah singgah seperti ini sangat membantu,” katanya.
Ia juga mengapresiasi hadirnya Rumah Singgah Bunda Rahmawati yang dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat Kalimantan Utara.
“Atas nama Pemerintah Kota Tarakan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Kehadiran rumah singgah ini membantu masyarakat sekaligus mendukung pelayanan sosial di Kota Tarakan,” ungkapnya.
Ibnu Saud berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan dan mampu memberikan kenyamanan bagi keluarga pasien selama berada di Tarakan.
“Semoga rumah singgah ini menjadi tempat yang layak, nyaman, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tuturnya. (*)









Discussion about this post