TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan mendorong agar Sekolah Rakyat Terintegrasi 59 segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Dorongan itu disampaikan Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., saat mengikuti Safari Gotong Royong di kawasan sekolah tersebut, Rabu (30/9/2026).
Khairul hadir bersama Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, dalam kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan Forkopimda, anggota DPRD, ASN Pemkot Tarakan, TNI-Polri, Ketua RT, TP PKK, LPM, Karang Taruna se-Kecamatan Tarakan Utara hingga perwakilan perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, Khairul menekankan pentingnya penyelesaian pembangunan dan penataan Sekolah Rakyat Terintegrasi 59. Menurutnya, fasilitas yang tersedia harus segera dipersiapkan agar dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan pendidikan.
“Kami berharap pembangunan dan penataan Sekolah Rakyat Terintegrasi 59 ini dapat segera diselesaikan, sehingga bisa secepatnya digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Khairul.
Ia menilai kegiatan gotong royong menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah. Tidak hanya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan berbagai elemen lainnya turut memiliki peran dalam menjaga serta mendukung keberadaan fasilitas publik.
Setelah mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 59, Khairul bersama Ibnu Saud Is melanjutkan peninjauan ke sejumlah fasilitas lainnya. Di antaranya Rumah Khusus (Rusus) Juata Permai, Gedung KNPI dan Gedung UPTD Lembaga Latihan Kerja (LLK) Tarakan.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sejumlah fasilitas secara langsung sekaligus memastikan keberadaan sarana dan prasarana pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Pemkot Tarakan berharap sinergi dan semangat gotong royong yang dibangun bersama dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, pembangunan maupun fasilitas yang telah tersedia dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Kota Tarakan.












Discussion about this post