NUNUKAN – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Nunukan dalam tiga hari terakhir tidak hanya mengganggu kualitas udara, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan karena menurunkan jarak pandang.
Kondisi kabut asap terlihat di sejumlah kawasan permukiman hingga wilayah perairan Nunukan. Asap diduga merupakan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Timur dan sebagian wilayah Kalimantan Utara, termasuk Bulungan.
Melihat kondisi tersebut, Polres Nunukan mengambil langkah antisipasi dengan membagikan masker dan vitamin kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan berlangsung di depan Polsek Nunukan dan dipimpin langsung Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni. Selain pembagian masker dan vitamin, kepolisian juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Ruslaeni mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
“Kita sama-sama ketahui bahwa wilayah kita, khususnya Nunukan, terpapar kabut asap. Ini merupakan tindakan atau kegiatan kesehatan dari pihak kepolisian Polres Nunukan untuk sama-sama mencegah terjadinya penyakit asma atau lain sebagainya,” ujarnya.
Menurut Ruslaeni, masyarakat perlu mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan asap, termasuk potensi gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Kami melakukan inisiatif untuk membagikan masker dan vitamin kepada masyarakat. Kita melakukan pemeriksaan kesehatan juga dalam rangka mencegah atau mengantisipasi adanya masyarakat kita yang terpapar ISPA terkait dengan kabut asap,” katanya.
Tidak hanya pengguna jalan, perhatian juga diberikan kepada para tahanan yang berada di Polsek Nunukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Pembagian masker dan vitamin bersama ibu-ibu Bhayangkari mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga Nunukan, Arman, mengatakan kabut asap cukup mengganggu.
“Kegiatan ini bagus sih, karena saat ini cuaca kurang bagus, keadaan kabut. Mengganggu,” ujarnya.
Warga lainnya, Sukanti, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan kepolisian.
“Senang, senang banget. Harapannya kondisi masyarakat membaik semua, supaya tidak ada masyarakat yang sakit di Nunukan,” katanya.
Ia juga merasakan perubahan kondisi udara dalam beberapa hari terakhir. Cuaca yang biasanya panas pada siang hari kini terlihat seperti mendung dan disertai kabut.
Di tengah kondisi tersebut, Polres Nunukan mengimbau masyarakat, khususnya pengendara, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan raya.
Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang sehingga pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dan lebih memperhatikan kondisi di sekitar saat berkendara.
Masyarakat juga diimbau menggunakan masker ketika berada di luar ruangan dan mengurangi aktivitas apabila tidak memiliki kepentingan mendesak selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Nunukan. (*)










Discussion about this post