TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi membuka rute pelayaran antar provinsi Tarakan–Tanjung Batu–Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Senin (16/3). Gubernur Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. melepas pelayaran perdana di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan dengan armada Speed Boat SB Sadewa Sri Eva, berkapasitas 62 penumpang.
Pelayaran baru ini menetapkan tarif Rp280 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Batu dan Rp370 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Redeb. Menurut Gubernur Zainal, rute laut ini menjadi alternatif transportasi yang lebih efisien dibandingkan jalur darat melalui Bulungan, yang selama ini memakan waktu dan biaya lebih besar.
“Mudah-mudahan pelayaran ini berjalan lancar. Yang paling penting adalah keselamatan penumpang selama perjalanan,” ujar Zainal. Ia menambahkan, kehadiran rute laut ini memberi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antar daerah dengan nyaman dan praktis.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas pada pelayaran perdana, di mana hampir semua kursi terisi penuh. Gubernur Zainal menilai hal ini menjadi peluang baik untuk mengembangkan transportasi laut di wilayah perbatasan.
Saat ini, armada yang beroperasi baru satu unit dengan jadwal keberangkatan setiap dua hari sekali. Namun, pemerintah berharap akan ada penambahan armada agar pelayanan transportasi laut antar provinsi bisa lebih optimal.
“Ke depan, dengan penambahan armada, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik dan efisien,” pungkasnya.
Dengan dibukanya rute pelayaran Tarakan–Berau ini, masyarakat kini memiliki alternatif transportasi yang lebih cepat, aman, dan ekonomis, sekaligus mendukung konektivitas antar daerah di Kalimantan. (*)











Discussion about this post