MALINAU – Peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Malinau tak sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Sentral UMKM Desa Malinau Kota, Sabtu (2/5) tersebut dihadiri Wakil Bupati Malinau Jakaria mewakili Bupati Wempi W Mawa.
Dalam sambutannya, Jakaria menekankan pentingnya keberadaan Pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi kader yang mampu melahirkan generasi berintegritas, berdaya saing, serta memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Pemuda Muhammadiyah harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, bukan sekadar organisasi. Peran sosial dan dakwah harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia di Malinau melalui berbagai program pemerintah daerah, seperti Wajib Belajar, Desa Sarjana, dan Milenial Mandiri. Menurutnya, program tersebut membuka ruang luas bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi secara aktif.
Lebih lanjut, Jakaria mengajak seluruh kader Pemuda Muhammadiyah untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya di sektor pendidikan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.
Peringatan milad yang mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Raya” ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, lomba mewarnai anak, hingga jalan sehat bersama warga.
Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah semakin kuat, sekaligus mempertegas posisi pemuda sebagai pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Malinau.(*)









Discussion about this post