MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Perumda Air Minum Apa’ Mening menggelar konsultasi publik terkait rencana penyesuaian tarif air minum, Senin (11/5/2026), di Ruang Laga Feratu. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H.
Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar perubahan tarif, melainkan langkah penyesuaian terhadap dinamika biaya operasional serta tuntutan peningkatan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat.
Ia menyebutkan, istilah “penyesuaian tarif” digunakan secara tepat karena mencerminkan proses evaluasi menyeluruh terhadap kondisi layanan dan kebutuhan penguatan sistem distribusi air di daerah.
“Ini bukan keputusan sepihak. Prosesnya panjang dan melibatkan banyak pertimbangan, termasuk kondisi masyarakat serta keberlanjutan pelayanan air minum,” ujar Sekda.
Menurutnya, konsultasi publik menjadi ruang penting untuk memastikan keterbukaan informasi sekaligus menyerap masukan dari masyarakat sebelum kebijakan ditetapkan.
Sekda juga menegaskan bahwa Perumda Air Minum Apa’ Mening memiliki tanggung jawab utama dalam pelayanan publik, sehingga setiap kebijakan harus berorientasi pada peningkatan kualitas air, kontinuitas distribusi, dan efisiensi pelayanan.
“Yang kita dorong adalah peningkatan layanan, bukan semata aspek finansial. Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga kualitas dan ketersediaannya,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, meningkatnya biaya operasional seperti bahan bakar, material, hingga distribusi turut menjadi tantangan dalam menjaga keberlanjutan layanan air minum di Malinau.
Selain itu, Sekda juga menyoroti rencana pembangunan PLTA yang berpotensi memengaruhi kawasan tangkapan air seluas kurang lebih 27 ribu hektare. Kondisi tersebut, kata dia, perlu diantisipasi sejak dini melalui penguatan infrastruktur dan sistem pengelolaan air.
Pemerintah daerah berharap, melalui forum konsultasi publik ini, seluruh pihak dapat memahami kondisi riil yang dihadapi serta bersama-sama mencari solusi terbaik demi keberlanjutan layanan air bersih di Kabupaten Malinau.(*pro)









Discussion about this post