JAKARTA – Upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi antara DPR RI dan pemerintah yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dan dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari penguatan tata kelola ekspor, pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral, hingga langkah-langkah percepatan investasi yang dinilai menjadi kunci peningkatan daya saing ekonomi Indonesia.
Dasco menjelaskan bahwa DPR dan pemerintah memiliki komitmen yang sama untuk memastikan berbagai kebijakan ekonomi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan nasional.
Salah satu pembahasan penting adalah tata kelola ekspor yang akan dijalankan oleh Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Pemerintah dan DPR menilai pengelolaan yang transparan dan terintegrasi diperlukan agar potensi sumber daya Indonesia dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian.
Selain itu, tata kelola sektor energi dan sumber daya mineral juga menjadi perhatian dalam rapat. Sektor ini dinilai memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan negara dan investasi, sehingga diperlukan kepastian regulasi yang mampu mendukung iklim usaha yang sehat.
Tak kalah penting, forum tersebut juga membahas penyederhanaan berbagai perizinan investasi. Langkah ini diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi dan mempercepat realisasi investasi di berbagai daerah.
“Pembahasan ini penting agar ada kejelasan bagi masyarakat, pelaku pasar, maupun investor mengenai arah kebijakan pemerintah,” kata Dasco.
Menurutnya, kepastian regulasi dan keterbukaan informasi menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor. Karena itu, DPR akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk memastikan setiap kebijakan strategis dapat dipahami secara jelas oleh seluruh pemangku kepentingan.
Melalui sinergi antara legislatif dan eksekutif, pemerintah berharap berbagai upaya reformasi tata kelola dan percepatan investasi dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan dalam beberapa tahun mendatang. (*)










Discussion about this post