swaraborneo.co.id
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
swaraborneo.co.id
No Result
View All Result
Home Daerah Swara Kaltara Nunukan

Di Banyak Daerah Menunggu Keajaiban, di Krayan Rafflesia Justru Mekar Dekat Permukiman

by Admin
27/11/2025
in Nunukan
Di Banyak Daerah Menunggu Keajaiban, di Krayan Rafflesia Justru Mekar Dekat Permukiman

Di Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di Kalimantan Utara. Di wilayah ini, Rafflesia pricei lebih sering ditemukan.

NUNUKAN — Di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Sumatera, menyaksikan bunga Rafflesia mekar masih dianggap momen langka. Para peneliti, pegiat lingkungan, hingga wisatawan sering membutuhkan keberuntungan ekstra, penelusuran panjang ke dalam hutan, dan pemantauan berbulan-bulan untuk melihat mekarnya bunga raksasa itu.

Namun kondisi berbeda terlihat di Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di Kalimantan Utara. Di wilayah ini, Rafflesia pricei lebih sering ditemukan, bahkan tumbuh di lokasi yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.

Baca Juga

Lapas Kelas IIB Nunukan Gelar Donor Darah, Kepala Lapas Tekankan Nilai Kemanusiaan

Polres Nunukan Ungkap Kasus Sabu 24,89 Gram di Sebatik, Satu Pelaku Diamankan

Kejati Kaltara Dalami Kasus Tambang di Nunukan, Pemeriksaan Saksi Bupati Bertambah

Populasi Rafflesia pricei banyak dijumpai di sektor Krayan, terutama di Desa Pa’ Kidang, Kecamatan Krayan Barat, Kabupaten Nunukan. Lokasi wisata unggulan desa tersebut, Buduk Udan, berada di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut.

Jalur pendakian menuju puncak menempuh jarak sekitar 5 kilometer. Saat perjalanan kembali, pengunjung diarahkan melewati rute yang bersinggungan langsung dengan habitat alami Rafflesia pricei, sehingga peluang melihat bunga mekar semakin besar dalam satu titik.

Kepala Balai TNKM, Seno Pramudito, menyampaikan bahwa meski keberadaannya relatif mudah ditemukan, karakter biologis Rafflesia tetap sulit diprediksi.

“Mekarnya Rafflesia pricei tidak dapat diprediksi seperti tumbuhan pada umumnya. Berdasarkan hasil data monitoring, Rafflesia pricei paling sering berbunga pada bulan Agustus. Namun masih perlu monitoring berkala untuk memastikan seberapa sering Rafflesia pricei mekar,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Hasil pemantauan Balai TNKM menunjukkan kemunculan Rafflesia pricei saat ini tercatat di SPTN Wilayah I Long Bawan, yaitu di Desa Long Api dan Tang Paye; di SPTN Wilayah II Long Alango di Desa Rian Tubu; dan di SPTN Wilayah III Long Ampung di Desa Paliran. Monitoring paling sering dilakukan di sektor Long Bawan, termasuk di Desa Pa’ Kidang yang kini menjadi salah satu pusat ekowisata taman nasional.

Seno menambahkan bahwa masyarakat Desa Pa’ Kidang telah membentuk kelompok wisata Pa’ Kidang Makmur.

“Dalam mendukung upaya pengembangan ekowisata, Balai TNKM melakukan kegiatan pelatihan kepemanduan serta memberikan bantuan sarana prasarana berupa shelter dan papan informasi dan interpretasi,” jelasnya.

TNKM juga membentuk kelompok monitoring khusus untuk Rafflesia pricei agar masyarakat dapat menentukan waktu kemungkinan mekarnya bunga sehingga wisatawan memiliki peluang menyaksikan antesis secara langsung.

Perjalanan pelestarian Rafflesia pricei di Krayan berangkat dari pendekatan sosial dan budaya. Kepala SPTN Wilayah I TNKM, Hery Gunawan, menuturkan bahwa hubungan masyarakat dengan bunga ini telah mengalami perubahan besar. Ia mengungkapkan bahwa dulu Rafflesia tidak memiliki nilai khusus dalam tradisi masyarakat.

“Menurut cerita masyarakat, sebelum mengetahui bahwa Rafflesia merupakan tumbuhan langka dan dilindungi, masyarakat memanfaatkan bunga Rafflesia untuk pakan anjing ketika di dalam hutan,” ujarnya.

Kini situasinya berbeda. Masyarakat justru menjadi penjaga Rafflesia pricei melalui tim monitoring di Resor Krayan dan melalui aktivitas wisata lokal. Budaya juga ikut bertransformasi, salah satunya replika dan gambar Rafflesia kini digunakan sebagai properti dalam tarian Dayak Lundayeh, menjadikannya simbol baru yang menghubungkan identitas adat dengan konservasi alam.

Selain nilai wisata dan budaya, keberadaan Rafflesia pricei menjadi indikator kesehatan hutan TNKM.

“Adanya Rafflesia pricei menandakan bahwa fungsi ekologis hutan TNKM masih terjaga dengan baik. Hal tersebut dikarenakan Rafflesia merupakan tumbuhan yang sensitif terhadap gangguan,” ujar Hery.

TNKM yang dikelola melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat adat, dan mitra konservasi terus mendorong pemanfaatan wisata alam berbasis perlindungan ekosistem. Seno Pramudito menyebut harapannya ke depan. “Kami berharap destinasi wisata di Desa Pa’ Kidang, khususnya Buduk Udan, dapat dikembangkan dan dilestarikan sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat. Kami juga mengharapkan para mitra dan pemerintah daerah mendukung pengembangan destinasi wisata di Desa Pa’ Kidang ini,” tegasnya.

Sementara di berbagai daerah lain bunga Rafflesia hanya sesekali ditemukan dan menjadi simbol penantian panjang, Krayan memperlihatkan hubungan yang berbeda. Bunga langka itu tumbuh berdampingan dengan kehidupan masyarakat dan menjadi alasan mereka menjaga hutan tetap bernapas. (**)

Tags: KrayanmentarangNunukanRafflesiaSWARA BORNEO
Share15Tweet10SendShareSend

Related Posts

Lapas Kelas IIB Nunukan Gelar Donor Darah, Kepala Lapas Tekankan Nilai Kemanusiaan

Lapas Kelas IIB Nunukan Gelar Donor Darah, Kepala Lapas Tekankan Nilai Kemanusiaan

10/04/2026
Polres Nunukan Ungkap Kasus Sabu 24,89 Gram di Sebatik, Satu Pelaku Diamankan

Polres Nunukan Ungkap Kasus Sabu 24,89 Gram di Sebatik, Satu Pelaku Diamankan

10/04/2026
Kejati Kaltara Dalami Kasus Tambang di Nunukan, Pemeriksaan Saksi Bupati Bertambah

Kejati Kaltara Dalami Kasus Tambang di Nunukan, Pemeriksaan Saksi Bupati Bertambah

10/04/2026
Pelantikan 208 Pejabat, Momentum Pengabdian untuk Masyarakat Nunukan

Pelantikan 208 Pejabat, Momentum Pengabdian untuk Masyarakat Nunukan

07/04/2026
Upacara Kenaikan Pangkat di Lapas Nunukan, Kalapas Tekankan Disiplin dan Dedikasi

Upacara Kenaikan Pangkat di Lapas Nunukan, Kalapas Tekankan Disiplin dan Dedikasi

06/04/2026
Aparat Selidiki Video Viral Dugaan Transaksi Sabu di Nunukan, Rumah Kosong Digeledah

Aparat Selidiki Video Viral Dugaan Transaksi Sabu di Nunukan, Rumah Kosong Digeledah

06/04/2026
Next Post
Capai Rekor Muri, Bhayangkari Daerah Kaltara Ikuti Workshop Ecoenzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia

Capai Rekor Muri, Bhayangkari Daerah Kaltara Ikuti Workshop Ecoenzyme Serentak Bhayangkari Seluruh Indonesia

Wali Kota Tarakan menghadiri Muscab II LPADKT Kota Tarakan

Wali Kota Tarakan menghadiri Muscab II LPADKT Kota Tarakan

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Sebanyak 4.533,24 gram di Polda Kalimantan Utara

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Sebanyak 4.533,24 gram di Polda Kalimantan Utara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Pelantikan 208 Pejabat, Momentum Pengabdian untuk Masyarakat Nunukan

    Pelantikan 208 Pejabat, Momentum Pengabdian untuk Masyarakat Nunukan

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Dari Kebun Kecil, Tumbuh Harapan Besar di Tarakan Utara

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Hangatnya Halal Bihalal Akbar di Juata Permai, Wali Kota Tarakan Ajak Warga Perkuat Persaudaraan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Wali Kota Tarakan: RTH Juata Permai Harus Dijaga, Perambahan Ancam Ekosistem

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Upacara Kenaikan Pangkat di Lapas Nunukan, Kalapas Tekankan Disiplin dan Dedikasi

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Polri Pastikan Seleksi Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Terapkan Prinsip BETAH

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
swaraborneo.co.id

Kami merupakan media online independen yang selalu menyajikan berita terupdate untuk pembaca Swara Borneo

Follow Us

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Swara Kalbar
  • Swara Kalsel
  • Swara Kaltara
  • Swara Kalteng
  • Swara Kaltim
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara jmsi kaltara lapas tarakan Nunukan polda kaltara polres tarakan polri SWARA BORNEO tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 www.swaraborneo.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2023 www.swaraborneo.co.id