swaraborneo.co.id
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
swaraborneo.co.id
No Result
View All Result
Home Daerah Swara Kaltara

Kucing Merah Kalimantan, Satwa Langka yang Menyimpan Banyak Misteri

by Admin
13/09/2026
in Swara Kaltara
Kucing Merah Kalimantan, Satwa Langka yang Menyimpan Banyak Misteri

Kucing Merah Kalimantan Terekam Camera Trap di TNKM

MALINAU — Hutan Kalimantan menyimpan banyak satwa yang jarang terlihat manusia. Salah satunya Kucing Merah Kalimantan atau Catopuma badia, kucing liar endemik Borneo yang keberadaannya hingga kini masih menyimpan banyak misteri.

Satwa ini memiliki sejumlah nama, antara lain Kucing Merah, Kucing Kalimantan dan Bornean Bay Cat. Dalam literatur ilmiah, spesies ini juga dikenal dengan nama Pardofelis badia.

Baca Juga

Cegah Karhutla, Brimob Ajak Warga Sebatik Jadi Mata dan Telinga di Lingkungan

Minggu Pagi Jadi Lebih Semarak, Polantas Ajak Warga Dekat dengan Keselamatan Berlalu Lintas

Syamsuddin Arfah Minta Dampak Regulasi BPJS terhadap RSUD Jusuf SK Dievaluasi

Kucing Merah hanya ditemukan secara alami di Pulau Borneo. Dibandingkan sejumlah jenis kucing liar lain yang hidup di habitat yang sama, satwa ini tergolong sangat jarang dijumpai. Minimnya catatan pengamatan membuat keberadaannya sulit dipelajari secara menyeluruh.

Wikipedia mencatat Kucing Merah sebagai satwa dengan status Endangered atau terancam punah. Spesies ini diperkirakan memiliki jumlah individu dewasa yang rendah dan populasinya menghadapi tekanan akibat kehilangan habitat.

Secara fisik, Kucing Merah memiliki tubuh yang relatif kecil. Panjang tubuhnya tercatat sekitar 49,5 hingga 67 sentimeter, sementara ekornya dapat mencapai lebih dari 30 sentimeter.

Warna bulunya menjadi ciri khas. Tubuh bagian atas umumnya berwarna merah kecokelatan atau cokelat kemerahan, sedangkan bagian bawah tubuh berwarna lebih pucat.

Ekornya panjang dan meruncing. Bagian kepala berbentuk pendek dan membulat dengan telinga kecil berbentuk bundar. Matanya berwarna kekuningan, sementara terdapat pola gelap di sekitar bagian kepala dan wajah.

Namun, bukan penampilannya yang membuat Kucing Merah begitu menarik perhatian. Satwa ini dikenal sangat sulit ditemukan.

Kucing Merah cenderung hidup menyendiri dan menghindari manusia. Habitatnya berupa kawasan hutan dengan kondisi yang relatif alami. Karena perilakunya yang tertutup dan populasinya yang rendah, keberadaan satwa ini lebih sering diketahui melalui kamera jebak.

Catatan sejarah menunjukkan betapa langkanya kucing liar tersebut. Bahkan dalam berbagai survei menggunakan kamera jebak, kemunculannya tergolong sangat sedikit dibandingkan satwa liar lainnya.

Habitat Kucing Merah juga tersebar di berbagai tipe hutan Borneo, mulai dari hutan dataran rendah hingga kawasan perbukitan. Sejumlah catatan menunjukkan spesies ini juga pernah ditemukan di sekitar kawasan perairan dan hutan rawa.

Sebagai predator kecil, Kucing Merah diperkirakan memangsa berbagai hewan berukuran kecil, seperti mamalia kecil, burung, reptil dan jenis hewan lainnya.

Ancaman terbesar bagi keberadaannya berkaitan dengan kondisi habitat. Hilangnya kawasan hutan dapat mempersempit ruang hidup satwa yang sejak awal memiliki persebaran terbatas tersebut.

Di tengah minimnya informasi mengenai satwa ini, setiap dokumentasi memiliki nilai penting. Salah satunya ketika Kucing Merah kembali terekam kamera jebak di wilayah Resor Mentarang Tubu, Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Rekaman tersebut menjadi catatan kedua dalam beberapa tahun terakhir di kawasan TNKM. Sebelumnya, satwa yang sama terekam di Resor Sungai Bahau pada 2023. Keberadaan Kucing Merah di TNKM juga pernah tercatat sekitar 2003.

Bagi pengelola kawasan konservasi, rekaman kamera jebak menjadi cara penting untuk mengetahui keberadaan satwa yang nyaris tidak pernah terlihat secara langsung.

Kemunculan kembali Kucing Merah tidak serta-merta berarti populasinya meningkat. Namun, rekaman tersebut memberikan bukti bahwa spesies langka ini masih menggunakan kawasan hutan TNKM sebagai habitatnya.

Bagi hutan Kalimantan, keberadaan Kucing Merah menjadi bagian dari kekayaan keanekaragaman hayati yang perlu terus dijaga. Satwa kecil yang jarang terlihat itu mungkin hanya melintas beberapa detik di depan kamera.

Tetapi dari beberapa detik itulah, manusia mendapatkan informasi penting tentang kehidupan liar yang berlangsung jauh di dalam belantara Borneo. (*)

Tags: camera trapkucing merah kalimantanmalinauSatwa LangkaTaman Nasional Kayan MentarangTNKM
Share13Tweet8SendShareSend

Related Posts

Cegah Karhutla, Brimob Ajak Warga Sebatik Jadi Mata dan Telinga di Lingkungan

Cegah Karhutla, Brimob Ajak Warga Sebatik Jadi Mata dan Telinga di Lingkungan

13/09/2026
Minggu Pagi Jadi Lebih Semarak, Polantas Ajak Warga Dekat dengan Keselamatan Berlalu Lintas

Minggu Pagi Jadi Lebih Semarak, Polantas Ajak Warga Dekat dengan Keselamatan Berlalu Lintas

13/09/2026
Syamsuddin Arfah Minta Dampak Regulasi BPJS terhadap RSUD Jusuf SK Dievaluasi

Syamsuddin Arfah Minta Dampak Regulasi BPJS terhadap RSUD Jusuf SK Dievaluasi

13/09/2026
Setelah 20 Tahun, Kucing Merah Kalimantan Kembali Terekam di Hutan TNKM

Setelah 20 Tahun, Kucing Merah Kalimantan Kembali Terekam di Hutan TNKM

13/09/2026
Lapas Tarakan dan BNNP Kaltara Perkuat Rehabilitasi Warga Binaan Penyalahguna Narkoba

Lapas Tarakan dan BNNP Kaltara Perkuat Rehabilitasi Warga Binaan Penyalahguna Narkoba

09/09/2026
Antisipasi Kabut Asap, Polres Tarakan Turun Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

Antisipasi Kabut Asap, Polres Tarakan Turun Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

07/09/2026
Next Post
1.750 Atlet Adu Kemampuan di Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI

1.750 Atlet Adu Kemampuan di Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI

Syamsuddin Arfah Minta Dampak Regulasi BPJS terhadap RSUD Jusuf SK Dievaluasi

Syamsuddin Arfah Minta Dampak Regulasi BPJS terhadap RSUD Jusuf SK Dievaluasi

Minggu Pagi Jadi Lebih Semarak, Polantas Ajak Warga Dekat dengan Keselamatan Berlalu Lintas

Minggu Pagi Jadi Lebih Semarak, Polantas Ajak Warga Dekat dengan Keselamatan Berlalu Lintas

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Lurah Juata Permai Dukung Program Tahfizh Go To Masjid, Cetak Generasi Qurani

    Lurah Juata Permai Dukung Program Tahfizh Go To Masjid, Cetak Generasi Qurani

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenko Kumhamimipas dan Kanwil Kemenkum Kaltim Perkuat Sinergi dengan OIKN dalam Penguatan Ekosistem Kekayaan Intelektual di IKN

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Menteri Supratman: Pemerintah Perkuat Transparansi & Keadilan Tata Kelola Royalti Musik

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Pemkab Nunukan Akan Laksanakan UKW untuk Wartawan Daerah

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Serap Aspirasi, H.Yancong dan Suryadi Sangkala Lakukan Reses ke Warga Jama’ah Masjid Darul Hikmah

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Dividen 28,4 Miliar Diserahkan PDAM Tarakan ke Pemerintan Kota

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
swaraborneo.co.id

Kami merupakan media online independen yang selalu menyajikan berita terupdate untuk pembaca Swara Borneo

Follow Us

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Swara Kalbar
  • Swara Kalsel
  • Swara Kaltara
  • Swara Kalteng
  • Swara Kaltim
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara Kalimantan Utara kaltara malinau Nunukan polda kaltara polres tarakan SWARA BORNEO tanjung selor tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 www.swaraborneo.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Swara Kaltim
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • PPU
    • Swara Kaltara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Swara Kalbar
    • Swara Kalteng
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini

© 2023 www.swaraborneo.co.id