TARAKAN – Kalimantan Utara mencatat capaian penting dalam sejarah perdagangan internasional dengan terlaksananya ekspor langsung perdana komoditas unggulan daerah ke Hong Kong. Langkah ini menjadi tonggak baru penguatan jalur ekspor dari wilayah perbatasan menuju pasar global.
Ekspor perdana tersebut mengirimkan komoditas perikanan berupa fresh pomfret fish dan daggertooth pike conger dari Tarakan dengan total 25 box atau 628 kilogram. Pengiriman dilakukan oleh perusahaan eksportir PT Royal Phinisi Julian sebagai pelaku utama dalam akses pasar internasional tersebut.
Keberhasilan ekspor langsung ini merupakan hasil sinergi Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Utara bersama instansi terkait, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan yang selama ini mendorong percepatan layanan ekspor di daerah.
Capaian ini sekaligus menunjukkan peningkatan kualitas sistem pengawasan dan jaminan mutu komoditas perikanan Kaltara yang kini dinilai telah mampu memenuhi standar pasar internasional.
Selain membuka akses pasar yang lebih luas, ekspor langsung ini juga memberikan dampak positif bagi efisiensi logistik, peningkatan nilai jual produk, serta penguatan daya saing pelaku usaha lokal di sektor perikanan.
Dengan adanya jalur ekspor langsung ini, Kalimantan Utara semakin mempertegas perannya sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan internasional Indonesia di kawasan perbatasan utara.(*)









Discussion about this post